Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Jubir Pemerintah Achmad Yurianto: Semua Pasien Covid-19 Tidak Dirawat di Rumah Sakit

Yurianto menyebut, tak semua orang pasien Covid-19 itu memiliki gejala klinis berat sehingga mengharuskan mereka dirawat di rumah sakit.

RODRIGO BUENDIA / AFP via TRIBUN JOGJA
Petugas kesehatan merawat pasien yang menderita COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona baru di unit perawatan intensif Rumah Sakit Institut Keamanan Sosial (IESS) Ekuador Quito Sur di Quito pada 29 April 2020. Ekuador telah mencatat hampir 23.000 coronavirus kasus dan hampir 600 kematian, dengan Guayaquil kota yang paling parah terkena dampaknya. Tetapi jumlah korban sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto merilis laporan penambahan kasus Covid-19 di Indonesia, Sabtu (4/7/2020).

Hingga hari ini, 1.447 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Tapi, Yurianto menegaskan bahwa tidak semua pasien covid-19 di Indonesia dirawat di rumah sakit.

"Penambahan 1.447 kasus baru ini tidak dimaknai seluruhnya masuk rumah sakit," kata Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Yurianto menyebut, tak semua orang pasien Covid-19 itu memiliki gejala klinis berat sehingga mengharuskan mereka dirawat di rumah sakit.

Kebanyakan justru mengalami gejala klinis ringan. 

Oleh karena itu, mereka yang memiliki gejala ringan hanya diminta untuk melakukan isolasi mandiri sampai nantinya dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto saat mengumumkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Indonesia.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19) Achmad Yurianto saat mengumumkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Indonesia. (covid19.go.id)

"Kita memberikan arahan untuk isolasi mandiri. Ini lah yang jadi penting karena kepatuhan dan kedisiplinan isolasi akan sangat berpengaruh terhadap penularan kasus baru," kata dia.  

Yuri pun menyebut saat ini kapasitas rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19 masih sangat besar. 

"Tingkat penggunaan tempat tidur di RS untuk Covid-19 hanya terisi 53,50 persen.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved