Torang Kanal

Kezia Watania: Sesama Manusia Harus Saling Membantu, Mendoakan dan Memanusiakan

Salah satu cara agar bisa memutus mata rantai Covid-19 ini adalah, perlu melakukan standar pencegahan yang direkomendasikan oleh WHO.

Kezia Watania
Kezia Watania 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Selesainya Pos pemeriksaan Kesehatan pencegahan Covid-19, yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berakhir 24 Juni 2020 dinilai tidak efektif.

"Pos penjagaan menurut saya memang kurang efektif sejak pertama kali dilaksanakan," ucap Kezia Watania ketika ditanyai tanggapannya mengenai pos kesehatan yang dibuat Pemkot Manado.

Bagi perempuan yang hobi travelling, membaca, menonton film dan ngopi ini juga mengatakan, dengan dihentikannya pos penjagaan berharap Pemkot merelokasikan anggaran pos penjagaan untuk penambahan rapid test maupun PCR test yang lebih efektif mendeteksi penyebaran Covid-19 untuk dilakukan kepada warga kota Manado.

Ajak Warga Bersatu Lawan Pandemi Covid-19, Prabowo: Bela Negara Kewajiban Seluruh Rakyat

Bagi anak kedua dari Eddy Watania dan Sri Suparni ini menyampaikan, salah satu cara agar bisa memutus mata rantai Covid-19 ini adalah, perlu melakukan standar pencegahan yang direkomendasikan oleh WHO.

"Rajin mencuci tangan baik dengan menggunakan handsanitizer atau dengan sabun dan air, menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin dengan tissue yang langsung dibuang atau kain yang bisa langsung dicuci, memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, dan menghindari kontak langsung dengan orang lain apalagi yang sedang demam dan batuk-batuk," kata wanita kelahiran Sragen, 18 Desember 1993.

Wanita yang bercita-cita memantapkan karirnya di dunia kerja bilang, dari diri sendiri upaya yang dilakukannya agar kesehatan terjaga, dengan memulai membiasakan diri jalan pagi atau olahraga ringan sebelum melakukan aktifitas.

"Perbanyak makan buah dan sayuran, manage waktu tidur 6-8 jam setiap malam, stay hydrated dengan banyak minum air putih serta selalu think positive and focus on gratitude," ucap lulusan Politeknik Negeri Manado.

Harapan wanita yang bekerja di salah satu perusahaan Vena Energy Indonesia agar masyarakat bisa dengan sabar mengikuti protocol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah pada setiap tempat-tempat umum dan mulai membiasakan diri dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang diterapkan untuk mencegah diri kita dan orang yang kita sayangi terinfeksi virus.

"Yang paling penting jangan mendiskriminasi atau memberikan stigma negative baik kepada pasien COVID-19 maupun petugas medis dan keluarga atau relative terdekatnya, sebaliknya sebagai sesama manusia harus saling membantu, mendoakan, dan memanusiakan," tutup wanita yangbpernah meraih prestasi Grantee of Global Undergraduate Exchange Program in the USA, 2016. (fis)

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved