News

Jenderal Top Tewas, Iran Bersumpah Akan Menangkap Donald Trump, Tunggu Sampai Lepas Jabatanya

Iran kini mengeluarkan surat penangkapan Donald Trump karena terkait dalam serangan yang tewaskan Jendral top mereka.

Kolase Foto: Twitter dan Wikimedia
Bagaimana Donald Trump bisa izinkan Militer AS bunuh pemimpin pasukan Quds, Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal kematian Jendral Qassem Soleimani yang disebabkan Amerika Serikat.

Terkait hal tersebut Iran kini mengeluarkan surat penangkapan Donald Trump karena terkait dalam serangan yang tewaskan Jendral top mereka.

Bahkan Kabarnya Iran akan tetap menunggu hingga Donald Trump tak lagi menjabat sebagai presiden.

Sebut Jokowi Marah Cuma Drama Korea, Rocky Gerung: Ceritanya Makin Tak Jelas, Tunggu Episode Baru

Gunung Everest Jadi Tempat Favorit Pendaki, Namun Banyak Jasad Abadi yang Memilukan, Ini Potretnya

AS dan Nato Tak Bisa Tinggal Diam, Klaim Teritorial Halusinasi China Kini Sampai di Kutub Utara

Hubungan Iran dengan Amerika dipastikan akan semakin tegang. Senin (29/6/2020), Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta Interpol membantu menahan Presiden AS Donald Trump dan puluhan orang lainnya yang diyakini melakukan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan seorang jenderal top Iran di Baghdad.

Melansir Al Jazeera, Jaksa Teheran Ali Alqasimehr mengatakan pada hari Senin bahwa Trump, bersama dengan lebih dari 30 lainnya, terlibat dalam serangan 3 Januari yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani.

Menurut kantor berita ISNA, mereka menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme.

Alqasimehr tidak mengidentifikasi orang lain yang dicari selain Trump.

Akan tetapi, dia menekankan Iran akan terus mengejar Trump bahkan setelah masa jabatan kepresidenannya berakhir.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa konstitusinya melarangnya melakukan "intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politik, militer, agama atau ras".,

"Karena itu, jika atau ketika ada permintaan seperti itu dikirim ke Sekretariat Jenderal, Interpol tidak akan mempertimbangkan permintaan seperti ini," demikian pernyataan Interpol seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Utusan AS untuk Iran Brian Hook menggambarkan tindakan itu sebagai "aksi propaganda".

"Penilaian kami adalah bahwa Interpol tidak melakukan intervensi dan mengeluarkan Red Notice yang didasarkan pada sifat politik," kata Hook pada konferensi pers di Arab Saudi.

Sebut Jokowi Marah Cuma Drama Korea, Rocky Gerung: Ceritanya Makin Tak Jelas, Tunggu Episode Baru

Gunung Everest Jadi Tempat Favorit Pendaki, Namun Banyak Jasad Abadi yang Memilukan, Ini Potretnya

AS dan Nato Tak Bisa Tinggal Diam, Klaim Teritorial Halusinasi China Kini Sampai di Kutub Utara

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul " Iran bersumpah akan tangkap Trump meski tak lagi jadi presiden AS "

Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved