Kecelakaan

Terjadi Tabrakan Kapal, 23 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia dan Belasan Lainnya Hilang

Kecelakaan Kapal Feri terjadi hari ini Senin 29 Juni 2020, satu kapal terbalik setelah mengalami tabrakan dengan kapal lain. Ada korban jiwa.

reuters/straittimes.com
Para korban kapal feri yang tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal feri lainnya di Bangladesh, Senin, 29 Juni 2020 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu Kapal Feri mengalami kecelakaan, terbalik setelah tabrakan dengan kapal lain, hari ini Senin 29 Juni 2020. 

Akibat kejadian itu ada 23 orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan lainnya hilang. 

Terbaliknya satu kapal feri ini terjadi di kota Bangladesh, Dhaka. 

"Kami sejauh ini telah menemukan 23 mayat dari feri yang tenggelam," kata seeorang petugas penolong.

"Ada 50 orang di kapal. Penyelam penyelamat kami masih mencari," katanya, sebagaimana dikutip straitstimes.com.

Kapal feri Morning Bird itu ditabrak oleh feri lain di Farashganj, hanya beberapa meter dari pelabuhan sungai terbesar di negara itu, Sadarghat.

Beberapa saksi mengatakan kepada stasiun televisi lokal bahwa kapal itu membawa lebih dari 50 orang, dan banyak yang terjebak di dalam kabin.

Di tempat terpisah, 12 orang nelayan Filipina dikabarkan hilang setelah kapal mereka tabrakan dengan kapal barang asing.

Insiden itu terjadi pada hari Minggu, 28 Juni 2020, di lepas pantai barat laut provinsi Filipina Occidental Mindoro.

Kapal nelayan Filipina itu tabrakan dengan kapal kargo China, namun media lokal menyebut kapal Hong Kong.

Insiden itu terjadi sekitar 24 km dari kota Paluan. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kapal Feri Tabrakan, 23 Orang Tewas, Belasan Orang Belum Ditemukan,

https://wartakota.tribunnews.com/2020/06/29/kapal-feri-tabrakan-23-orang-tewas-belasan-orang-belum-ditemukan

Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved