Boediono Sebut Pandemi Virus Corona Adalah Tahap Paling Krusial Bagi Indonesia
Mantan Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, Indonesia masih dalam tahap paling krusial dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi virus Corona membawa dampak buruk bagi setiap negara yang terpapar.
Negara-negara di dunia memasuki keadaan yang paling krusial, tak terkecuali Indonesia.
Mantan Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, Indonesia masih dalam tahap paling krusial dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).
Hal itu disampaikan Boediono saat dialog Posisi Geostrategis Indonesia setelah Pandemi Covid-19 melalui virtual, Jumat (26/6/2020).
"Kita masih dalam tahap awal dan terus terang saja ini tahap yang paling krusial bagi kita semua, bahkan sebagai bangsa dan saya yakin juga bagi bangsa-bangsa yang lain," kata Boediono.
"Sekarang masing masih mencari jalan keluar dari kegelapan ini," katanya.
Boediono mengatakan, masa krusial ini karena belum mengetahui apa yang akan terjadi kedepan akibat pandemi Covid-19 ini.
Ia lantas mencontohkan bagaimana pelayanan kesehatan terus melayani masyarakat yang sakit.
Untuk itu, Boediono menyebut ada dua hal yang menjadi pegangan dalam mengantisipasi kondisi krusial ini.
Pertama, terkait vaksin Covid-19 yang belum diketahui sampai kapan akan ditemukan.
"Banyak pembicaraan dari berbagai ahli tapi nampaknya tidak jelas, apalah akhir tahun ini, pertengahan tahun depan atau akhir tahun 2021. Ini masih pertanyaan dan saya kira satu announce kita berhasil atau tidak. Berapa lama?" ucapnya.
Lalu, terkait antisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19.
Menurutnya, perlunya antisiapsi menghadapi gelombang kedua tersebut.
"Second wafe, gelombang kedua ini ada atau enggak. Kalau ada bagaimana kita menghadapinya," jelas Boediono.
Boediono pun mengajak masyarakat untuk turut membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pandemi ini.