Update Virus Corona Sulut
Meski Pandemi Covid-19, Bank Mandiri Area Manado Optimistis Kucur KUR Rp 89 Miliar Tahun ini
Bank Mandiri Area Manado tetap fokus menyalurkan pembiayaan mikro meskipun kondisi perekonomian tertahan akibat pandemi Covid-19
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank Mandiri Area Manado tetap fokus menyalurkan pembiayaan mikro meskipun kondisi perekonomian tertahan akibat pandemi Covid-19.
Head Area Bank Mandiri Manado, Tommy Leong melalui Micro Banking Cluster Manager Area Manado, Abdul Kadir Arisaid menjelaskan, sektor mikro tetap memiliki potensi bagi pembiayaan modal oleh Bank Mandiri.
"Memang pandemi Covid-19 berpengaruh. Perputaran ekonomi melambat," kata Arisaid ke Tribun, Rabu (24/06/2020).
Buktinya, hingga minggu ketiga Juni 2020, Bank Mandiri Area Manado telah menyalurkan KUR senilai Rp 47 miliar. Pembiayaan itu menyasar debitur yang ada di Bumi Nyiur Melambai.
• BREAKING NEWS Covid-19 di Indonesia, Rabu 24 Juni 2020, Ketambahan 1.113 Kasus, Total 49.009
"KUR tetap prospektif. Buktinya, realisasi hingga Juni Rp 47 miliar sementara target kita Rp 41 miliar," katanya.
Bank Mandiri Area Manado menargetkan bisa menyalurkan KUR sebesar Rp 89 miliar tahun ini. Arisaid bilang, pihaknya optimis target bisa dicapai.
Bank Mandiri Area Manado melakukan penyesuaian target pasar menyusul pandemi Covid-19. Sebelumnya, target yang disasar meliputi industri pengolahan; jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan dan perorangan lainnya; perdagangan besar dan eceran; perikanan; pertanian; perburuhan dan kehutanan.
Setelah pandemi, sektor yang disasar sebagai pasar KUR Bank Mandiri Area Manado meliputi pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, makanan dan minuman, kesehatan dan industri olahan.
KUR merupakan fasilitas pembiayaan modal usaha yang menjadi program pemerintah. Pemerintah memberi subsidi bunga KUR sehingga debitur hanya dibebankan bunga 6 persen per tahun.(ndo)
• Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Bupati Harap Bolsel Bisa Juara Umum