Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Temukan Ini di Ponsel John Kei: Pasal Ini Didapat Setelah Buka HP Para Pelaku

Nana menjelaskan bahwa motif John Kei menyerang Nus Kei karena motif pribadi soal pembagian hasil penjualan tanah.

Editor: Chintya Rantung
(TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)
Polisi menggiring John Kei setelah dihadirkan bersama anggota kelompoknya dalam rilis perkara yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). John Kei bertanggung jawab dalam kasus penganiayaan, permufakatan jahat, pembunuhan berencana terhadap Nus Kei dan anak buahnya, ER. ER tewas di Kosambi, Cengkareng, Minggu (21/6/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana mengungkap adanya rencana jahat yang dilakukan John Kei pada Nus Kei.

Hal itu diungkapkan Nana Sudjana dalam konferemnsi pers yang digelar pada Senin (22/6/2020).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas TV, Nana Sudjana mendapat informasi itu setelah membongkar ponsel John Kei.

Polisi menggiring John Kei setelah dihadirkan bersama anggota kelompoknya dalam rilis perkara yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). John Kei bertanggung jawab dalam kasus penganiayaan, permufakatan jahat, pembunuhan berencana terhadap Nus Kei dan anak buahnya, ER. ER tewas di Kosambi, Cengkareng, Minggu (21/6/2020).
Polisi menggiring John Kei setelah dihadirkan bersama anggota kelompoknya dalam rilis perkara yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). John Kei bertanggung jawab dalam kasus penganiayaan, permufakatan jahat, pembunuhan berencana terhadap Nus Kei dan anak buahnya, ER. ER tewas di Kosambi, Cengkareng, Minggu (21/6/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

Mulanya, Nana menjelaskan bahwa motif John Kei menyerang Nus Kei karena motif pribadi soal pembagian hasil penjualan tanah.

"Motif ini sebenarnya masih sesama dikatakan ini masih keluarga antara John Kei dengan Nus Kei dilandasi ataupun berdasarkan permasalahan pribadi."

"Permasalahan pribadi antara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidak puasan dari pembagian uang hasil penjualan tanah, ini sebenarnya masalah pribadi itu awalnya," jelas Nana.

Namun pembagian hasil penjualan tanah itu berujung perseteruan hingga John Kei maupun Nus Kei saling mengancam.

Mereka saling mengancam lewat komunikasi telepon.

"Tetapi karena dilandasi dengan ketidakaadanya penyelesaian mereka saling mengancam melalui HP setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku ini," ujar Nana.

Nana menjelaskan John Kei bisa terkena permufakatan jahat karena adanya perencanaan kejahatan.

Hal itu didapatkan setelah membongkar ponsel John Kei dan komplotannya.

John Kei memang memerintahkan agar anggotanya menyerang Nus Kei.

"Di sini memang tadi kita sampaikan ada permufakatan jahat ya, pasal permufakatan jahat ini memang berawal didapatkan dari hasil kita membuka hapenya dari para pelaku ini gimana didapatkan perintah dari Saudara John Kei ke anggotanya," ujar dia.

Bahkan rencana itu juga dilayangkan pada anggota Nus Kei, ER dan YDM

"Indikator daari permukafatan jahat adalah perencanaan pembunuhan terhadap saudara NK dan ER atau YDM," lanjut Nana.

Lihat videonya sejak menit awal:

Sosok John Kei
Sebelum dibebaskan pada Kamis (26/12/2019), John Refra Kei sempat merayakan Natal terakhirnya di Lembaga Pemasyarakatan Permisan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved