Breaking News:

Pilkada 2020

Pengamat Politik: Usung Calon di Pilkada, Golkar Harus Akomdasi Kepentingan Publik

Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) sudah mengirimkan nama-nama bakal calon kepala daerah ke dewan pimpinan pusat (DPP)

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
tribun manado / Dewangga Ardhiananta
Ferry Liando 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) sudah mengirimkan nama-nama bakal calon kepala daerah ke dewan pimpinan pusat (DPP).

Mereka yang terpilih nantinya akan maju dalam hajatan pilkada di 7 kabupaten/kota dan pemilihan gubernur Sulut.

Nama-nama yang dikirim di antaranya Christiany Eugenia Paruntu, Stevanus Vreke Runtu Jimmy Eman untuk bakal calon Gubernur Sulut. Kemudian Sehan Landjar untuk bakal calon Wakil Gubernur Sulut.

Untuk Pilkada Manado ada nama Jimmy Rimba Rogi, Telly Tjangkulung, Victor Mailangkay dan Yongkie Limen.

Ikuti Rakor PISEW Via Daring, Ini Penegasan Herson Mayulu

Pilkada Boltim ada Amalia Landjar, Sumardiah Modeong, Feryando Lamaluta, Sahrul Mamonto, Suhendro Baroma.

Pilkada Bolsel ada Syamsuridjal Mokoagow. Pilkada Tomohon ada nama Miky Wenur, Syerly Sompotan, Geby Eman.

Pilkada Minut ada nama Joppy Lengkong, Daniel Rumumpe, Denny Wowiling. Pilkada Bitung ada Cindy Wurangian dan Pilkada Minsel ada Michaela Elsiana Paruntu.

Pengamat Sosial Sebut Sulut Belum Mampu Hadapi Tatanan New Normal

Pengamat politik Sulut Ferry Liando mengatakan, tentu DPP Golkar punya kepentingan tertentu soal pilihan calon yang hendak diusung pada pilkada di 7 kabupaten/kota dan provinsi. 

Kepentingan DPP Golkar adalah calon itu memiliki kemungkinan atau peluang besar untuk menang. 

"Namun demikan dalam menetapkan calon yg hendak diusung diharapkan DPP Golkar juga mengakomodasi kepentingan publik. Kepentingan publik bagi setiap calon adalah mereka yg punya pengalaman panjang sebagai pemimpin dan memiliki integritas moral," ujar dia belum lama ini.

Militer India dan China Gelar Perundingan untuk Redakan Ketegangan di Perbatasan

Menurut akademisi Universitas Sam Ratulangi Manado ini jika Golkar memiliki calon hanya bermodalkan popularitas dan mengabaikan kapasitas maka bukan itu yang dikehendaki publik. Wajib bagi Golkar untuk mengakomodasi kepentingan pubkik karena jika calon itu terpilih maka ia akan menjadi milik publik.

DPP Golkar Jangan memilih calon yang pada akhirnya hanya membebani publik ketika saat menjabat. Selama ini banyak pengalaman kepala daerah itu ketika menjabat hanya membebani publik. 

Pemimpinnya tidak inovatif dan kreatif sehingga daerah yang dipimpinnya stagnan dan tidak ada perubahan atau perkembangan apa-apa.

Polres Mitra Lidik Lokasi Judi Sabung Ayam

Di samping itu banyak juga kepala daerah yang memanfaatkan kekuasaanya hanya memperkaya diri. 

Proyek fisik banyak yang dipotong sehingga sarana publik sangatlah buruk. Pengalaman buruk ini harus dijadikan pelajaran oleh DPP Golkar sehingga tidak lagi keliru memilih bakal calon yang nantinya akan usung Golkar.

"Yang terpenting bagi Golkar adalah jangan hanya terjebak pada memlerkirakan kepentingan parpol dan mengabaikan kepentingan publik," ujar Liando.

Tombak, Samurai, hingga Anak Panah yang Dipakai Kelompok John Kei Diamankan Pihak Kepolisian

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved