Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Tes Virus Corona di Indonesia Dinilai Mahal? Ini Perbandingan dengan Biaya di Luar Negeri

Patokan harga untuk berbagai tes corona tersebut di Indonesia juga belum ditetapkan. Sehingga masing-masing instansi dapat menetapkan sendiri.

Editor:
Istimewa
Ilustrasi Swab Test Corona 

Lebih mahal 

Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan pekerja medis mengambil sampel swab dari penduduk untuk diuji untuk virus corona COVID-19 di sebuah jalan di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan, menemukan hanya 300 hasil positif di antara hampir 10
Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan pekerja medis mengambil sampel swab dari penduduk untuk diuji untuk virus corona COVID-19 di sebuah jalan di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan, menemukan hanya 300 hasil positif di antara hampir 10 ((STR / AFP))

Para ahli kebijakan kesehatan mengungkapkan ada 2 penyebab dari kasus tersebut. Pertama, harga AS lebih tinggi di atas segalanya.

Sebagian perawatan medis di AS menghabiskan biaya dua hingga tiga kali lipat dibanding negara sekitarnya.

Apendektomi atau operasi usus buntu misalnya, menelan biaya US$ 3.050 di Inggris, US$ 6.710 di Selandia Baru.

Tapi di AS menelan biaya US$ 13.020. 

Kedua, variasi harga sangat besar, karena setiap klinik dokter dan rumah sakit menetapkan biaya perawatannya sendiri.

Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa rumah sakit di California mematok harga US$ 1.529 hingga US$ 182.955 untuk operasi usus buntu yang tidak rumit. 

Pemerintah Amerika memberikan bantuan pada orang Amerika yang tak mempunyai asuransi dan harus diuji Covid-19.

Tapi pasien Amerika pada akhirnya akan menanggung biaya tes mahal ini dalam bentuk premi asuransi yang lebih tinggi. 

Dalam beberapa kasus, mereka membayar untuk tes tambahan seperti flu dan penyakit pernafasan lainnya.

Biaya-biaya tersebut tidak dibebaskan atau digratiskan. 

Dalam jajak pendapat bulan April yang dilakukan oleh Yayasan Keluarga Kaiser menemukan kebanyakan orang Amerika khawatir mereka tidak akan mampu membayar pengujian atau perawatan virus corona jika mereka membutuhkannya. 

Tagihan semacam itu dapat membuat pasien khawatir mencari perawatan atau pengujian di masa depan, yang memungkinkan penyebaran virus corona lebih lanjut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tes Covid-19 di Indonesia Dinilai Mahal, Bagaimana Harganya di AS?" https://internasional.kontan.co.id/news/tes-covid-19-di-indonesia-dinilai-mahal-bagaimana-dengan-biaya-di-amrik?

Subscribe Youtube Channel Tribun Manado:

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved