Selasa, 16 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Mengenal Rabies, dari Penyebab hingga Cara Mengobatinya

Penyakit rabies adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh gigitan, cakaran, atau air liur binatang yang terinfeksi virus rabies.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
tribun bali
Ilustrasi Anjing Rabies 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KESEHATAN - Rabies merupakan salah satu penyakit fatal yang bisa merusak kerja otak dan sistem saraf manusia.

Bahkan penyakit yang dikenal sebagai penyakit anjing gila ini bisa menyebabkan kematian.

Berikut beberapa hal tentang rabies yang perlu diketahui.

Penyebab rabies
Penyakit rabies adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh gigitan, cakaran, atau air liur binatang yang terinfeksi virus rabies.

Virus rabies merupakan keluarga virus Rhabdoviridae, yakni virus lyssa.

Virus rabies dilaporkan hanya bisa menginfeksi makhluk hidup berjenis mamalia, termasuk manusia.

Sementara, beberapa binatang yang bisa menyebarkan rabies antara lain, yakni:

  • Anjing
  • Kelelawar
  • Monyet
  • Kucing

Gejala rabies
Melansir Buku Infeksi Virus: Informasi Kesehatan Masyarakat (2016) oleh Dr. Ayustawati, PhD., gejala awal rabies biasanya menyerupai gejala-gejala flu dan sakit kepala.

Berikut ini beberapa gejala awal yang mungkin terjadi:

  • Perasaan lemas
  • Peka terhadap sinar, suara dan angin
  • Kesulitan menelan

Sementara, setelah 1-2 minggu kemudian, penyakit ini bisa berkembang dengan pesat hingga menimbulkan kelumpuhan, kejang, dan bahkan kematian.

Bagaimana memastikan kondisi rabies?
Diagnosis berdasarka gejala-gejala dan kronologi gigitan binatang biasanya di telusuri.

Sedangkan untuk memastikan penyebab timbulnya keluhan dapat dilakukan dengan pemeriksaan tes laboratorium dari darah, cairan otak atau swab lendir maupun kulit.

Cara mengobati rabies
Sayangnya belum ada pengobatan untuk rabies apabila gejala-gejala penyakitnya sudah terlihat.

Namun, penanganan rabies bisa dilakukan sejak pasien tergigit hewan penular yang diduga membawa virus rabies dan belum menunjukkan gejala.

Penanganan yang dapat dilakukan, antara lain pemberian imunogulobin (serum) atau vaksin antirabies.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved