Update Virus Corona Kotamobagu
Pandemi Corona Buat Investasi di Kotamobagu Anjlok
Jumlah investasi di Kotamobagu masa pandemi covid-19 mengalami penurunan baik dari sisi usaha dan jumlah investasi
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Jumlah investasi di Kotamobagu masa pandemi covid-19 mengalami penurunan baik dari sisi usaha dan jumlah investasi.
Berdasarkan data di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotamobagu sejak Januari hingga Mei nilainya mencapai Rp 39.853.117.750 dengan 110 usaha.
Januari nilai investasi mencapai Rp 18.562.917.750 dengan 48 usaha. Februari Rp 10.805.000.000 dengan 32 usaha. Maret Rp 3.926.200.000 dengan 17 usaha. April Rp 4.339.000.000 dengan 8 usaha, dan Mei Rp 2.220.000.000 dengan 5 jenis usaha.
Masri Mamonto Kabid Perencanaan Pengembangan Iklim dan Pengendalian Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kotamobagu mengatakan, penurunan investasi bisa disebabkan karena pandemi virus corona.
"Orang melakukan investasi itu mempertimbangkan faktor keamanan, kemudahan, kondisi lapangan, masyarakat," jelasnya, Senin (15/6/2020).
• Pasca-Ditetapkan Jadi Episenter, Aktivitas Warga di Manado Masih Tinggi
Kebanyakan usaha yang masuk di Kotamobagu adalah sektor UMKM seperti warung, toko, konstruksi, dan usaha lainnya.
Ia menjelaskan, pembuatan izin usaha hanya satu kali, kecuali ada pengembangan usaha.
"Kebanyakan investasi yang masuk adalah jenis usaha lokal," jelasnya.
Proses pembuatan izin sekarang menggunakan aplikasi OSS. Pemohon mendaftar dulu, akan dapat akun user, kemudian mendaftar dapat NIB, mereka input data dan kirim, kemudian dari DPMPTSP yang melakukan verifikasi berkas, kalau sudah sesuai, data dikirim ke OSS pusat untuk dikeluarkan izin.
• Vladimir Putin Sebut Rusia Lebih Baik dari Amerika Soal Penanganan Virus Corona
Sementara, perkembangan nilai investasi tiap tahun sejak tahun 2014 hingga 2019 mencapai Rp 4 triliun dengan jumlah usaha 2706.
Pada tahun 2014 nilai investasi mencapai Rp 94, 417, 859, 786 dengan total 353 investasi. Tahun 2015 nilai investasi mencapai Rp 2,176 triliun dangan jumlah usaha 507.
Tahun 2016 jumlah investasi ada 621 dengan nilai Rp 607,855 miliar. Tahun 2017 jumlah investasi ada 495 dengan nilai Rp 343,824 miliar. Tahun 2018 jumlah investasi mencapai 439 dengan nilai Rp 703, 533 miliar, dan tahun 2019 investasi ada 291 dengab nilai investasi mencapai Rp 116,640 miliar. (amg)
• Zinedine Zidane Masuk Daftar Pelatih Elite Real Madrid, Total Lakoni 200 Laga bersama Los Blancos