Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Kontrak 400 Juta Vaksin Covid-19 dengan Uni Eropa, AstraZeneca Berencana Memperluas Pembuatan Vaksin

"Aliansi akan bekerja sama dengan Komisi Eropa dan negara-negara lain di Eropa untuk memastikan semua orang di seluruh Eropa diberikan vaksin,"

Editor: Isvara Savitri
Shutterstock
Ilustrasi vaksin corona 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ROMA - AstraZeneca Plc sudah menandatangani kontrak dengan pemerintah kawasan Uni Eropa untuk memasok vaksin yang berpotensi bisa melawan virus corona (Covid-19).

Kontrak tersebut untuk 400 juta dosis vaksin yang dikembangkan University of Oxford.

AstraZeneca juga menyebutkan mereka sedang mencari cara untuk memperluas pembuatan vaksin.

Perusahaan farmasi asal Inggris ini mengaku akan memasok vaksin tanpa keuntungan selama pandemi Covid-19. Pengiriman akan dimulai pada akhir tahun 2020.

Kesepakatan itu adalah kontrak pertama yang ditandatangani oleh Aliansi Vaksin Inklusif Eropa (IVA), sebuah kelompok yang dibentuk oleh Perancis, Jerman, Italia, dan Belanda untuk mengamankan dosis vaksin bagi semua negara anggota Uni Eropa sesegera mungkin.

"Ini akan memastikan bahwa ratusan juta orang di Eropa akan memiliki akses ke vaksin ini, tentu saja jika itu berhasil dan kita akan tahu bahwa pada akhir musim panas," kata kepala eksekutif AstraZeneca Pascal Soriot yang dikutip Reuters.

Dia mengatakan, pihaknya memiliki "harapan baik" bahwa vaksin akan berhasil, berdasarkan data awal.

"Aliansi akan bekerja sama dengan Komisi Eropa dan negara-negara lain di Eropa untuk memastikan semua orang di seluruh Eropa diberikan vaksin," katanya.

Vaksin corona ini untuk semua negara anggota Uni Eropa.

Keempat negara yang menyetujui kesepakatan itu akan membayar jumlah total, yang belum diungkapkan, dan skema itu memungkinkan negara-negara lain untuk bergabung dalam kondisi yang sama, kata sumber dari kementerian kesehatan Italia.

China, Brasil, Jepang dan Rusia juga telah menyatakan minatnya.

Badan Regulasi Obat-obatan dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA) telah menyetujui dimulainya uji coba fase III vaksin setelah studi menunjukkan kemanjuran dan keamanan yang cukup.

Pada pertemuan para Menteri Kesehatan Uni Eropa pada Jumat lalu, IVA setuju untuk menggabungkan kegiatannya dengan kegiatan Komisi Uni Eropa.

Kesepakatan ini adalah yang terbaru dari AstraZeneca yang berjanji memasok vaksinnya kepada pemerintah yang telah berjuang untuk menyetujui pembelian di muka dari perawatan imunisasi corona yang menjanjikan.

AstraZeneca telah menyetujui kesepakatan manufaktur secara global untuk memenuhi target memproduksi 2 miliar dosis vaksin, termasuk dengan dua usaha yang didukung Bill Gates dan perjanjian US$ 1,2 miliar dengan pemerintah AS.

“Banyak negara di dunia sudah mendapatkan vaksin, Eropa belum. Tindakan cepat terkoordinasi dari sekelompok negara anggota akan menciptakan nilai tambah bagi semua warga negara Uni Eropa dalam krisis ini, " kata Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul AstraZeneca teken kontrak 400 juta dosis vaksin corona dengan Uni Eropa.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved