Update Virus Corona Bolmut
Relawan Desa Bigo Maksimalkan Penjagaan Posko Desa Siaga Covid-19
Memaksimalkan pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19) warga Desa Bigo, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Memaksimalkan pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19) warga Desa Bigo, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) aktif melakukan pencegahan covid-19.
Hal ini terlihat dari semangat dan kesadaran warga Desa bahaya penularan covid-19 dengan membentuk Relawan Posko Desa Siaga Covid-19 yang diketuai oleh Sangadi.
Pantauan Tribun Manado, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam petugas relawan desa siaga covid-19 melakukan Skrining bagi setiap pendatang yang akan memasuki pintu masuk Desa.
Sangadi Desa Bigo Induk Waris Tanaijo mengatakan, aktivitas bersama dengan tim relawan di Posko Desa Siaga adalah melakukan pengawasan bagi warga pendatang maupun yang akan melakukan perjalanan ke daerah lain.
• Bantuan Kartu Indonesia Pinter Tahap I Kelas 6 dan 9 Sudah Dicairkan
"Jadi, ada beberapa aktivitas yang kita lakukan, yaitu melakukan thermoscan suhu tubuh bagi setiap pendatang dan mencatat kondisi kesehatan, mengimbau warga menggunakan masker, juga pemyemprotan disinfektan setiap kendaraan yang masuk di desa," jelas Sangadi kepada Tribun Manado.
Dikatakannya, untuk personil yang diterjunkan di Pos relawan tersebut ada 15 orang. Dibentuk menjadi 4 tim. Masing-masing tim ditugaskan untuk bergantian melakukan penjagaan siang dan malam hari.
"Selain itu, diadakan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, setiap rumah juga wajib menyediakan tempat cuci tangan di depan rumah, luar biasa kesadaran masyarakat disini demi mencegah covid-19," ungkap Sangadi.
• Keberadaan Menkes Terawan Disorot, 3 Minggu Tolak Undangan Mata Najwa: Pak Terawan Ada di Mana Ya?
Untuk keamanan desa, sudah ada aktivitas penjagaan ronda malam. "Di sini tim relawan desa membubarkan kerumunan warga yang berkumpul lebih dari 4 orang, untuk mencegah adanya kontak yang berpotensi menginfeksi sesama warga desa," terang Sangadi.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bolmut Ali Dumbela mengatakan manfaat adanya Desa Siaga Covid-19 ini adalah untuk mengantisipasi penularan bagi pendatang yang masuk dalam Orang Riwayat Perjalanan (ORP).
"Disini bagaimana setiap masyarakat ikut berperan aktif menjaga desa masing-masing dari penularan covid-19 ini," jelas Dumbela.
Dikatakannya, semua yang masuk desa harus dicatat dan dilaporkan oleh satgas covid-19 di Puskesmas. Sehingga dapat diketahui siapa saja yang datang ke desa tersebut. Puskesmas juga rutin melakukan pemeriksaan setiap hari.
"Tentu ini perlu dukungan dari semua pihak terkait dan warga desa, sehingga adanya koordinasi yang baik untuk menyukseskan program ini melalui Desa Siaga Covid-19," pungkas Dumbela (Mjr)
• New Flashdeal Swiss-Belhotel Maleosan Manado, Rp 600 Ribu per Malam