Virus Corona
Erlina Burhan Perih dengan Konspirasi Covid-19, Karni Ilyas: Naik Bukan Penghasilan Tapi Risikonya
Erlina Burhan juga menolak bahwa kasus Corona menjadi keuntungan bagi para tenaga kesehatan. Dirinya lantas menceritakan situasi yang sebenarnya
Yang naik bukan penghasilan tetapi justru risikonya.
"Risiko tambah naik, rezeki turun," tegas Karni Ilyas menanggapi.
Erlina Burhan mengaku tidak mendapatkan bayaran langsung dari pasien Covid-19.
Dirinya lantas menjelaskan bahwa semua biaya pasien Covid-19 ditanggung oleh pemerintah.
"Kalau rumah sakit kita ini rumah sakit Covid, itu pasien Covid biayanya gratis karena ditanggung pemerintah," papar dr Erlina.
Lebih lanjut, Erlina Burhan menilai dampak lainnya yaitu justru kepada pasien-pasien penyakit umum lainnya.
Mereka berpikiran merasa takut tertular Covid-19.
"Stigma buat Covid ini masih banyak. Karena masih banyak, pasien-pasien penyakit lainnya tidak mau datang ke rumah sakit," jelas dr Erlina.
"Pasien penyakit kronis lainnya yang seharusnya mereka datang ke rumah sakit itu banyak yang enggak datang karena takut tertular. Itu sesungguhnya bahaya buat mereka," katanya.
Simak videonya mulai menit ke- 4.25
Tak Setuju 'Berdamai dengan Corona'
Sebelumnya, dalam acara tersebut, Erlina Burhan mengaku berseberangan pendapat dengan anggapan masyarakat harus berdamai dengan Virus Corona (Covid-19).
Diketahui, istilah 'berdamai dengan Corona' disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menuai sorotan.
Sebagai tenaga medis, dr Erlina mengaku lebih memilih menjadikan Virus Corona sebagai musuh bersama yang harus dilawan.
Awalnya, dr Erlina mengomentari perilaku masyarakat yang masih sulit menaati protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dokter-spesialis-paru-dr-erlina-burhan.jpg)