Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Boltim

Bantuan Sembako Covid-19 Mulai Masuk Gudang Penyimpanan di Tutuyan, Kisman: Segera Disalurkan

Bahan pokok tahap dua Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berupa beras, minyak kelapa dan gula pasir telah masuk gudang penyimpanan

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kepala DKP Boltim Kisman Mamonto 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Bahan pokok tahap dua Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berupa beras, minyak kelapa dan gula pasir telah masuk gudang penyimpanan, di Balai Pertemuan Umum (BPU), Tutuyan.

Bahan pokok tersebut telah tiba sejak Selasa 9 Juni dan diapstikan hingga terpenuhinya bahan pokok yang akan disalurkan ke masyarakat terpenuhi.

Bahkan, Pantauan Tribunmanado.co.id, Rabu (10/6/2020), hingga sore menjelang malam, masih terdapat dua truck minyak kelapa dan satu kontener beras yang sementara dipindahkan dari mobil ke dalam BPU.

Nampak terlihat Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kisman Mamonto bersama jajaran DKP turut mengawasi masuknya bahan pokok ke BPU.

Aturan Baru, Penumpang Udara di Bandara Samrat Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test atau Swab Test

Nampak pula, Bupati Boltim Sehan Landjar yang standby melihat dan mengawasi bahan pokok sebelum disalurkan ke masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Boltim Kisman Mamonto mengatakan, penyaluran sembako untuk tahap kedua sudah bisa dilakukan dalam minggu ini.

"Kalau untuk penyaluran dari pihak kami (DKP) sudah siap minggu ini," ucapnya.

Namun menurutnya, kecepatan penyaluran bergantung dari data yang di masukan oleh pihak desa.

“Sebagian besar desa-desa sudah masukan data, namum masih ada juga desa melakukan perbaikan data. Jadi kami tunggu finalisasi data semua desa masuk baru disalurkan serentak, akan segera disalurkan kalau data sudah valid," ucapnya.

Kapolresta Manado Gagalkan Pengambilan Secara Paksa Jenazah PDP Covid-19 di RSPK Manado

Ia menambahkan, untuk saat ini beras sudah masuk sekitar 40 ton, 600 dos minyak kelapa atau setara dengan 7.200 liter, sedangkan gula pasir 7,5 ton dan untuk ikan kaleng masih akan menyusul.

"Ini yang dihitung yang masuk kemarin ya, tapi kalau beras sudah sekalian hari ini, karena untuk minyak kelapa masih sementara diturunkan dari truck, dan sisanya akan menyusul," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Boltim Sehan Landjar pun menegaskan akan ada perbedaan penyaluran dari tahap satu.

"Tahap dua ini di mana penerima BLT, BST dan PKH tidak akan menerima, sedangkan para pensiunan ASN, TNI, Polti dan anggota BPD akan menerima masing-masinh 10 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak kelapa dan 5 ikan kaleng," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam penyaluran nanti akan diawasi oleh pihak TNI/Polri bersama masyarakat. (ana)

Calon Wali Kota Bitung dari Golkar, Menanti Kesiapan Cindy Wurangian

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved