Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kotamobagu

Mba Sri Topang Ekonomi Keluarga dari Hasil Jualan Jamu

Hampir setiap hari ia berjalan menjajakan jamu gendongnya tersebut. Sudah 20 tahun lebih ia menggeluti usahanya tersebut

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Alpen Martinus
Jualan Jamu Mba Sri 

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - "Jamu, jamu," kata Sriama saat menjajakan jamu gendong di Kawasan Kantor Pemerintah Kota Kotamobagu Selasa (9/6/2020) siang.

Sambil menggedong bakul bambu yang berisi beberapa botol jamu, menggunakan kain yang dilingkarkan di bahunya.

Hampir setiap hari ia berjalan menjajakan jamu gendongnya tersebut. Sudah 20 tahun lebih ia menggeluti usahanya tersebut.

Mba Sri panggilan untuk perempuan asali Lamongan, Jawa Timur ini.

Pemain Beda Generasi di Sulut United, Semakin Akrab

Jamu yang dijualnya ada kunyit, temulawak sirih kencur dan sambiloto, juga jahe merah gula madu. Semuanya menggunakan bahan asli alam.

"Satu gelas sepuluh ribu rupiah mas," katanya ramah.

Setiap hari ia sanggup menjual enam liter jamu dengan beberapa jenis jamu tadi.

Dinas Kesehatan Rapid Test ke Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Bitung

"Ya untungnya lumayan, setiap hari rata-rata tiga ratus ribu rupiah, tapi tidak menentu, kadang lebih, kadang kurang," ujar dia.

Setidaknya, penghasilan dari berjualan jamu bisa membantu perekonomian keluarga.

"Anak saya dua sudah SMA," katanya. Tak hanya berjualan jamu, ia juga berjualan gorengan. (amg)

RINCIAN Jumlah Positif Virus Corona se-Indonesia: Sulawesi Utara, DKI Jakarta hingga Jawa Timur

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved