Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KONI Sulut

KONI Sulut Berikan 120 Atlet PON Peralatan Latihan Mandiri

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua telah ditunda pada Oktober 2021. Meski begitu, KONI Sulut tetap menyiapkan atletnya yang lolos

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Vendi Lera
Sekretaris Umum KONI Sulawesi Utara Tonny Kullit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua telah ditunda pada Oktober 2021. Meski begitu, KONI Sulut tetap menyiapkan atletnya yang lolos dengan latihan mandiri.

KONI Sulawesi Utara bakal memberikan perlengkapan dan peralatan latihan mandiri kepada 120 atlet yang lolos ke PON Papua tahan depan.

“Iya, rencananya dalam waktu dekat ini. Perlengkapan dan peralatan sementara dipesan,” ujar Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sulut, Tonny F Kullit, di ruangan kerjanya, Selasa (9/6/2020).

Biasanya sebelum berangkat ke setiap PON. KONI bekerja sama dengan Dispora melaksanakan Pelatda. Namun, karena Covid-19, ditunda tahun depan. Terpaksa Pelatda diadakan secara mandiri.

Sudah 8 Warga Minsel yang Dimakamkan Dengan Protap Covid-19, Ini Rinciannya

Cabor yang bakal disiapkan ke PON Papua yakni Wushu, Basket, Binaraga, Bola Voli, Biliard dan layar. Lalu Bermotor, Tinju,Karate, Paralayang,Taekwondo, Terjun Payung, Gantole, Selam, Bulutangkis, Menembak, Pencak Silat, Sepak Bola dan Muaythai.

Lanjut dia, peralatan akan segera disalurkan kepada para atlet PON Sulut 2021 seperti matras, skiping dan lain-lain. Jadi yang terima peralatan itu semua atlet, tidak terkecuali.

Pelatda mandiri ini penting agar para atlet tetap menjaga fisik, stamina dan kebugaran.

Sedangkan peralatan khusus yang lebih teknis bagi atlet nanti disiapkan pada anggaran tahun depan tahun 2021.

Penguatan Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemik Covid-19 di Kawasan Taman Nasional Bunaken

Ia menyebutkan di tengah kondisi pandemi Covid-19 maka tidak ada Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) secara bersama-sama.

“Para atlet hanya menggikuti pelatda mandiri sekitar tiga bulan. Nanti awal tahun 2021 pelatda terpusat secara bersama-sama semua atlet,” ujar Kullit.

Sekretaris Asprov PSSI Sulut Archie Kolonio mengatakan, menyambut baik, upaya dari KONI dan Pemerintah Sulawesi Utara.

"Kami mengapresiasi kebijakan pemerintah khusus atlet sepak bola," ujar Archie Kolonio. (Ven)

Jumlah Pasien Covid-19 Membludak, RSUP Kandou Penuh

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved