Selasa, 16 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

UFC

Tak Ada Nama Conor McGregor, Berikut 10 Petarung UFC Terbaik Sepanjang Masa

UFC Hall of Famer, Liddell membuka jalan bagi generasi bintang MMA di masa depan. Liddell adalah fenomena budaya yang memainkan peran utama.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
NET/Kolase
Khabib Nurmagomedov, Tony Ferguson, Conor McGregor. Mega duel UFC Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson sedianya bakal menjadi main event UFC 249 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2020 di Barclays Center, Brooklyn, New York. Namun pertandingan tersebut batal karena pandemi virus corona. McGregor yang mengawasi perkembangan jadwal duel Khabib dan Tony itu melayangkan sebuah sindiran. 

Selama 14 tahun kariernya, Couture telah mencatat banyak rekor dan mendefinisikan apa artinya menjadi petarung top di dunia MMA.

8. Amanda Nunes (Brasil)

Amanda Nunes berhasil mempertahankan gelar bantamweight untuk kali kelima setelah mengalahkan Germaine de Randamie pada UFC 245, Sabtu (14/12/2019).
Amanda Nunes saat berhasil mempertahankan gelar bantamweight untuk kali kelima setelah mengalahkan Germaine de Randamie pada UFC 245, Sabtu (14/12/2019). (ufc.com)

Nunes memiliki gelar juara dari dua divisi. Dia menjadi salah satu petarung yang tak tertandingi dalam MMA putri.

Selama menjalani 13 pertarungan dalam kariernya di UFC, petarung berjulukan "The Lioness" ini telah mengalahkan setiap petarung putri untuk meraih gelar di divisi kelas bantam dan kelas bulu.

Dia melewati superstar MMA, Ronda Rousey (AS), Miesha Tate (AS), Germaine de Randamie (Belanda), Holly Holm (AS), dan Cris Cyborg (AS).

Amanada Nunes mengalahkan Holly Holm pada Juli 2019. Dia tidak hanya mengalahkan kelima mantan juara, tetapi dia telah mengalahkannya pada ronde pertama.

Hal ini membuat Nunes menjadi petarung putri terhebat sepanjang masa menurut presiden UFC, Dana White.

7. Khabib Nurmagomedov (Rusia)

Khabib Nurmagomedov
Khabib Nurmagomedov (Via CNN)

Sejak meraih gelar kelas ringan pada  2018 melawan Al Iaquinta (AS), Khabib telah mendapatkan tempatnya di antara petarung terbesar dalam sejarah MMA.

Khabib membuat sejarah melawan musuh bebuyutannya, Conor McGregor (Irlandia) pada UFC 229.

Petarung berjulukan The Eagle itu menggunakan keterampilan bergulat ciri khasnya untuk mengalahkan "The Notorious" dan mengalahkan Dustin Poirier (AS) dengan cara yang sama setahun kemudian.

Meskipun mencetak rekor 28-0 yang tak terkalahkan, petarung berusia 31 tahun ini hanya mempertahankan sabuk kelas ringan sebanyak dua kali.

Pembatasan perjalanan sebagai efek dari Covid-19 membuat Khabib terpaksa mengundurkan diri dari pertarungannya yang ditunggu-tunggu melawan Tony Ferguson (AS).

Ferguson akhirnya kalah dari rekan senegaranya, Justin Gaethje, Mei di UFC 249.

Khabib perlu berhadapan dengan petarung papan atas lainnya untuk membangun reputasinya sebagai raja MMA.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved