Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tips Hadapi Virus Corona

5 Mitos Keliru Soal Penggunaan Masker, Salah Satunya Pakai Masker Bikin Sakit

Masker kain memang tidak efektif untuk meminimalisir risiko infeksi Covid-19. Namun, bukan berarti masker kain tak layak untuk dipakai.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Freepik.com
Ilustrasi masker kain. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KESEHATAN - Saat ini para ahli menyarankan masyarakat menggunakan masker untuk mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19).

Tetapi masyarakat diminta menggunakan masker kain saja karena masker medis langka.

Sedangkan penggunaan masker bedah atau N95 disarankan hanya untuk petugas medis yang rentan terpapar virus corona.

Sayangnya, ada banyak mitos keliru seputar pemakaian masker yang beredar di masyarakat.

Misalnya, pemakaian masker kain yang dianggap tidak mampu mencegah penyebaran virus.

Masker kain memang tidak efektif untuk meminimalisir risiko infeksi Covid-19. Namun, bukan berarti masker kain tak layak untuk dipakai.

Selain itu, ada banyak mitos keliru seputar penggunaan masker yang beredar di masyarakat, Melansir laman Cleveland, berikut mitos keliru seputar pemakaian masker:

1. Tidak ada gunanya memakai masker kain
Faktanya, memakai masker kain adalah cara mudah untuk membantu melindungi orang lain di sekitar kita.

Pasalnya, penyebaran utama virus corona terjadi melalui tetesan droplet yang keluar dari hidung atau mulut saat batuk, bersin, atau berbicara.

Masker kain bisa menjadi penghalang fisik untuk mencegah tetedan droplet yang kita keluarkan agar tidak mengenai orang lain.

Penelitian telah menunjukkan masker kain mengurangi jumlah mikroorganisme yang dilepaskan seseorang ke udara.

Jadi, semakin banyak orang memakai masker, semakin sedikit kemungkinan droplet mengenai orang lain sehingga memperkecil penyebaran virus.

Selain itu, memakai masker juga membuat kita sulit menyentuh area mulut dan hidung yang merupakan jalan masuk virus menuju tubuh kita.

2. Orang sehat tidak perlu pakai masker
Tidak semua orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukan gejala. Jadi, orang yang nampak sehat belum tentu bebas dari Covid-19.

Penelitian dari Cina juga membuktikan 80 persen orang yang terinfeksi virus corona tidak menunjukan gejala apapun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved