Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan

Wanita Ini Santai Nikmati Kopi dan Merokok Setelah Membunuh Pria 60 Tahun Secara Sadis

Kabarnya pembunuhan sadis terjadi di sebuah desa di Loboikivka, Ukraina Tengah, pada Senin (1/6/2020).

Editor: Glendi Manengal
(Shutterstock)
Ilustrasi tewas dibunuh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya pembunuhan sadis terjadi di sebuah desa di Loboikivka, Ukraina Tengah, pada Senin (1/6/2020).

Pelaku pembunuhan terhadap pria berusia 60 tahun adalah seorang wanita bernama Natalia (45 tahun).

Selain sadis, Natalia dilaporkan seperti pembunuh berdarah dingin, minum kopi dan merokok usai melakukan aksi kejinya.

Natalia wanita pelaku pembunuhan sadis pria berusia 60 tahun di rumahnya. Usai membunuh ia minum kopi dan merokok dengan santainya
Natalia wanita pelaku pembunuhan sadis pria berusia 60 tahun di rumahnya. Usai membunuh ia minum kopi dan merokok dengan santainya (The Sun)

Wanita yang bersimbah darah setelah melakukan pembunuhan terhadap korban bernama Vasily (60).

Mayat pria itu ditemukan dalam  kondisi tubuh yang sudah dimutilasi di pekarangan rumah wanita itu.

Dilansir media The Sun, Natalia menyerang kawannya itu setelah keduanya berdebat selama pesta di rumah wanita itu di sebuah desa di Loboikivka, Ukraina Tengah, pada Senin (1/6/2020).

Polisi menunjukkan kepala Vasily terbelah lebar dengan lipatan kulit yang menggantung dari tengkoraknya.

Insiden keji itu terjadi semalaman di hadapan putri wanita itu, yang masih berusia 16 tahun dan langsung ditempatkan di panti asuhan serta menerima konseling.

Foto-foto yang diambil polisi Ukraina menunjukkan seluruh taman dan halaman depan rumah Natalia berlumuran darah.

Menurut laporan media setempat, Natalia menikam korbannya dengan pisau dapur beberapa kali sebelum meraih gagang kapak dan "memukulinya sampai jadi bubur" sepanjang malam sampai korbannya berhenti bernapas.

Mantan direktur kantor pos setempat kemudian memanggil polisi. Petugas yang datang kemudian menemukan Natalia sedang duduk di terasnya, berlumuran darah, dengan tenang menikmati kopi pagi dan sebatang rokok.

Para tetangga mengatakan mereka mual melihat tubuh Vasily yang dimutilasi dan tergeletak di tanah dekat teras.

Salah seorang tetangga bernama Diana mengatakan pada media setempat, "Dia (Natalia) mengubah kepala dan tubuh pria itu jadi hancur berantakan."

"Garis rambut pria itu sebagian terputus karena dia (Natalia) berusaha menguliti kepala pria itu. Dia juga mengisi mulut pria itu dengan roti untuk meredam teriakannya."

Tetangga Natalia juga menceritakan bahwa halaman rumah Natalia penuh dengan darah.

Sementara Natalia sendiri berbicara dengan polisi dengan sikap tenang dan santai menjelaskan peristiwa mengerikan yang dia lakukan semalam.

Tim forensik kemudian menemukan puluhan luka pisau di kepala dan tubuh korban.

Laporan forensik mengatakan bahwa ironisnya, Vasily masih hidup ketika Natalia mencoba menguliti pria itu.

Ada pun darah yang menempel di tubuh Natalia sudah dipastikan tim forensik merupakan darah Vasily.

Natalia pun akhirnya ditahan atas pembunuhan yang dia akui secara penuh meski dia tidak bisa mengingat apa yang menjadi permulaan pertengkarannya dengan Vasily.

 Juru bicara kepolisian, Hanna Starchevska, mengatakan, "Tersangka sedang minum dengan seorang teman ketika konflik meletus di antara mereka dan dia memukulinya hingga mati.

"Dia akan dikirim ke rumah sakit jiwa untuk diperiksa."

Natalia akan menghadapi hukuman 15 tahun penjara jika dia terbukti bersalah.

TERUNGKAP Jebakan Maut China, Malaysia dan Sri Lanka Terjebak, Ingatkan Filipina Hati-hati

Aulia Kesuma dan Anaknya Geovanni Kelvin Dituntut Hukuman Mati Karena Lakukan Pembunuhan Sadis

Tak Percaya Virus Corona, Pria Ini Nekat Temani 4 Pasien Positif: Beta Mau Buktikan Kebenaran

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pembunuh Berdarah Dingin Ini Santai Nikmati Kopi dan Rokok Usai Bantai Korbannya"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved