Update Virus Corona Boltim
Mekanisme Penyaluran BLT Dana Desa di Boltim Rencanya Akan Berubah, Bakal Libatkan Warung Sembako
Mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahap dua akan berbeda dari tahap satu.
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel Karundeng
Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengatakan, rencananya mekanisme penyaluran tidak lagi diberikan secara langsung tunai kepada warga penerima melainkan menggandeng para usaha mikro di antaranya warung sembako di wilayah Boltim nantinya akan digandeng menjadi agen penyaluran BLT.
"Langkah ini bentuk penguatan ekonomi di level desa. Berbagai kebutuhan pokok warga bisa mereka ambil di warung-warung yang nantinya ditunjuk pemerintah daerah atau pemerintah desa. Jadi nominal barang yang mereka ambil di warung sama dengan jumlah uang BLT,” ujarnya.
Ia menjelaskan, warga penerima BLT dapat mengambil sembako di warung yang sudah ditunjuk menjadi mitra atau agen pemerintah dalam menyalurkan BLT. Sembako yang diambil senilai dengan Rp 600 ribu.
"Jadi nanti warga tinggal datang saja ke warung sembako yang sudah ditunjuk oleh pihak pemerintah desa, nanti yang penerima bisa ambil dalam bemtuk sembako atau kebutuhan pokok yang nilainya Rp 600 ribu," ujarnya.
Ia menambahkan, alasan dan tujuan melibatkan warung sembako sebagai agen di antaranya dirinya berbekal pengalaman sebelumnya, di mana terdapat temuan penyaluran BLT Desa sebesar Rp 600 ribu tidak tepat sasaran.
“Saya dapati uang Rp 600 ribu itu hanya dipergunakan untuk beli pulsa, pakaian hingga ke salon. Terlebih penyaluran bertepatan di hari menjelang lebaran Idulfitri," ucapnya.
Lanjutnya, dengan merubah sistem dan mekanisme penyaluran akan datang, kebutuhan sembako masyarakat desa ditengah pandemi Covid-19 dapat terpenuhi. (ana)
• Sadis! Ayah Tiri Bunuh Balita Dengan Cara Ditenggelamkan di Bak Kamar Mandi, Pelaku Ditembak Polisi
• Prancis Ubah Ratusan Juta Liter Wine Menjadi Hand Sanitiser, Karena Enggak Laku
• Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat, Gubernur Jatim Khofifah: Alhamdulillah, alhamdulillah