Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

China dan Amerika Serikat Memanas di Laut China Selatan Karena Apa?, Ini Alasannya

Beberapa waktu terakhir, perang dingin antara Amerika Serikat dengan China di Laut China Selatan semakin memanas.

Google.com
Ilutrasi Kapal Perang Rudal AS kembali berlayar ke Laut China Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal Laut China Selatan yang diklaim Tiongkok.

Hal tersebut menjadi sorotan negara-negara disekitarnya, Bahkan Amerika Serikat.

Diketahui terkait klaim teritorial yang dilakukan pihak China itu adalah klaim sepihak.

China dan India Bersumpah Akan Selesaikan Masalah di Perbatasan Sendiri, Tanpa Melibatkan AS

Rahayu Saraswati Ponakan Dari Prabowo Subianto Siap Bertarung di Pilkada Tangsel

Hukum China, Donald Trump Berencana Akan Melarang Maskapai Tiongkok Terbang ke AS

Ilustrasi Aktifitas di Laut China Selatan
Ilustrasi Aktifitas di Laut China Selatan (Istimewa)

Beberapa waktu terakhir, perang dingin antara Amerika Serikat dengan China di Laut China Selatan semakin memanas.

Padahal, masalah antara kedua pihak terkait perang dagang, virus corona, serta Hong Kong juga masih jauh dari kata usai. 

Lantas, apa yang dipermasalahkan di Laut China Selatan? 

Berikut sejumlah informasi penting terkait hubungan Amerika-China di Laut China Selatan yang berhasil dihimpun KONTAN dari berbagai sumber:

1. Laut China Selatan penting secara geopolitik

Melansir Wikipedia, Laut China Selatan merupakan lautan yang sangat penting secara geopolitik.

Laut ini merupakan jalur air tersibuk kedua di dunia. Menurut tonase kapal kargo tahunan dunia, lebih dari 50% kapal kargo melintasi Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok.

Tak hanya itu, kawasan ini diduga memiliki cadangan minyak bumi sebanyak 1,2 km³ (7,7 miliar barel) dengan perkiraan total 4,5 km³ (28 miliar barel).

Sedangkan cadangan gas alamnya diperkirakan sebanyak 7.500 km³ (266 triliun kaki kubik). 

Menurut kajian Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam Filipina, badan air ini memiliki sepertiga keragaman hayati laut dunia.

Karena itu, Laut China Selatan merupakan daerah yang sangat penting bagi ekosistem.

Akan tetapi, populasi ikan di daerah ini semakin berkurang dan negara-negara yang berbatasan dengan laut ini menerapkan larangan penangkapan ikan untuk mempertegas klaim kedaulatannya.

Sumber: Kontan
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved