Pembunuhan

Bocah 8 Tahun Lari Ketakutan Lihat Ayah Peluk Jasad Ibunya yang Sudah Dimutilasi, Yusuf Histeris

Bahkan, anak korban yang berusia 8 tahun lari ketakutan ketika melihat ayahnya memeluk jasad sang ibu yang sudah tewas bersimbah darah.

Foto via Pojokpitu.com
ILUSTRASI Mutilasi - 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita, Senin (1/6/2020).

Saksi pun kaget saat kembali dari kantor polisi mendengar teriakan korban.

Bahkan, anak korban berinial AL (8) lari ketakutan dari dalam rumahnya.

Tak hanya itu, warga juga melihat tetesan darah segar dari dalam rumah korban.

Ya sontak saja usai peristiwa berdarah tersebut, tiga bocah di Mamuju, Sulawesi Barat kini menjadi anak yatim piatu setelah kedua orangtuanya meninggal dunia secara tragis.

KSAD Jenderal Andika Perkasa Dipanggil Menkopolhukam, Perhatikan Gaya Duduk dan Mimik Sang Jenderal

Ibunya, Hasna, tewas dimutilasi suami bernama Yusuf, sedangkan suami tewas mengenaskan ditembak polisi setelah sempat menyerang polisi dan warga.

Ketiga bocah tersebut yakni AL (8), AH (5) dan balita berusia 2,5 tahun berinisial IN.

Kematian kedua orangtuanya hanya berseleng sehari.

Peristiwa yang cukup memlikukan ini dialami tiga bocah di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Seperti diketahui, Yusuf yang diduga gangguan jiwa ditembak oleh polisi seusai membunuh dan memutilasi tubuh istrinya sendiri.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved