News

PTUN Putuskan Presiden Joko Widodo dan Menkominfo Bersalah Atas Pemblokiran Internet

PTUN Putuskan Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika bersalah atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat.

Capture Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal pemblokiran Internet.

Sebelumnya diketahui daerah Papua sempat dilakukan pemblokiran internet.

Hal itu membuat Majelis hakim Pengadilan Negeri Tata Usaha Jakarta memutuskan Presiden Joko Widodo dan Menkominfo bersalah.

 Filipina Perpanjang Perjanjian Militer dengan AS, Karena Kian Memanasnya Laut China Selatan

 China Siapkan Kebijakan Hainan Sebagai Gantinya Karena Hong Kong Dirongrong Terus Amerika Serikat

 Memanasnya Militer India dan China di Perbatasan, Tiongkok Mulai Latihan Perang untuk Siap Tempur

Ilustrasi internet.
Ilustrasi internet. (SHUTTERSTOCK)

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tata Usaha Jakarta ( PTUN) memutuskan Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika bersalah atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat.

Pemblokiran internet ini dilakukan pada Agustus 2019 lalu menyusul kerusuhan yang terjadi karena aksi demonstrasi di Papua dan Papua Barat.

"Menyatakan tindakan pemerintah yang dilakukan tergugat 1 dan 2 adalah perbuatan melanggar hukum,” kata Hakim Ketua Nelvy Christin dalam sidang pembacaan putusan, Rabu(3/6/2020).

Pihak tergugat 1 adalah Menteri Komunikasi dan Informatika. Sedangkan tergugat 2 adalah Presiden Jokowi. Majelis hakim menghukum tergugat 1 dan 2 membayar biaya perkara sebesar Rp 457.000.

Menurut majelis hakim, Internet bersifat netral. Bisa digunakan untuk hal yang positif atau pun negatif.

Namun, apabila ada konten yang melanggar hukum, maka yang harusnya dibatasi adalah konten tersebut.

Menurut Hakim, Internet adalah netral. Ia bisa digunakan untuk yang positif dan membangun peradaban.

Halaman
12
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved