Waspada, Selingkuh Bisa Berawal dari Curhat ke Teman Lawan Jenis
Curhat dengan teman lawan jenis mengenai konflik yang terjadi di dalam sebuah hubungan berisiko terjadinya perselingkuhan.
"Rekan kerja sekantor, rekan bisnis, itu juga menimbulkan peluang," ungkap Hudan.
Penyebab Perselingkuhan dari Sisi Psikologis
Hudan mengungkapkan ada orang yang bangga ketika merasa disukai banyak orang.
"Ada rasa bangga ketika dia merasa dicintai banyak orang, merasa disukai banyak orang, merasa harga dirinya meningkat," ujarnya.
Bahkan perasaan ini bisa semakin meningkat ketika sudah berpasangan.
"Apalagi mungkin baik laki-laki atau perempuan sudah menikah masih ada orang lain yang menyukai, akan merasa bangga," ungkap Hudan.
Menurut Hudan, ada sebuah kepuasan perkawinan yang dirasakan setiap pasangan.
"Itu sifatnya subyektif, setiap orang merasakan dalam perkawinan itu mendapatkan kebahagiaan, ketentraman, yang ia tidak dapatkan secara sendiri," ujarnya.
Namun di dalam perjalanannya, tidak ada satu hubungan yang sempurna.
"Kalau kita lihat pasangan tampak harmonis, itu sulit dicapai, sekian persen pasti ada celah yang bisa membuat seseorang dimanfaatkan oleh pihak lain," ucapnya.
Hudan menilai jika celah ini tidak dapat tercover, maka berpeluang terjadi perselingkuhan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hati-hati, Selingkuh Bisa Berawal dari Curhat ke Teman Lawan Jenis, https://www.tribunnews.com/lifestyle/2020/06/02/hati-hati-selingkuh-bisa-berawal-dari-curhat-ke-teman-lawan-jenis?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pasangan-berselingkuh.jpg)