Update Virus Corona Sulut

Penjelasan BPBD Manado yang Diterima Satgas Provinsi Sulut Terkait Kejadian di RS Pancaran Kasih

Yakni telah meninggal dunia seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado.

Istimewa
Suasana mencekam sempat terjadi Senin (1/6/2020) di RS Pancaran Kasih Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Terkait kejadian adanya pengambilan paksa jenazah dan isu pemberian sejumlah uang di RS Pancaran Kasih, berikut berdasarkan keterangan dan klarifikasi dari Kepala BPBD Kota Manado.

Yang disampaikan ke Gugus Tugas Provinsi Sulut dan diteruskan oleh Edyson Humiang Asisten 1 Pemprov Sulut selaku Koordinator Bidang Operasional Gugus Tugas Provinsi Sulut ke Jemmy Kumendong, Senin (1/6/2020) malam.

Yakni telah meninggal dunia seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado.

Suasana di Rs Pancaran Kasih terkait Pasien Dalam Pengawasan yang meninggal dunia, Senin (1/6).
Suasana di Rs Pancaran Kasih terkait Pasien Dalam Pengawasan yang meninggal dunia, Senin (1/6). (Istimewa)

Yang bersangkutan meninggal pada Senin (1/6/2020) pukul 13.30 Wita bertempat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado telah meninggal dunia Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien tersebut laki-laki berusia 52 masuk rumah sakit pada Selasa, 26 Mei 2020 pukul 10.20 Wita dan meninggal pada Senin, 1 Juni 2020 Pukul 13.30 Wita.

Menurut keterangan Perawat RSU Pancaran Kasih, pasien mengalami penyakit diagnosa pneumonia, kehilangan kesadaran, PDP berat.

Kemudian, tambah dia masih melalui keterangan itu, dengan adanya gejala penyakit tersebut maka pasien masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan akan dilakukan penanganan sesuai standar Covid-19.

"Pukul 15.00 Wita pihak keluarga masih tidak setuju jenazah dilakukan penanganan dengan protokol Covid - 19," tambahnya dari keterangan yang diterima gugus tugas.

Lanjut dia, pukul 17.40 Wita, masyarakat/massa mendapat isu jika pihak keluarga akan mendapatkan uang sebesar Rp 15 juta dari pihak RSU Pancaran Kasih kemudian massa semakin tidak terkendali dan langsung mencari jenazah untuk dibawa ke rumah duka.

"Pukul 17.50 wita pihak keluarga bersama masyarakat berhasil membawa jenazah dan langsung menuju rumah duka untuk dilakukan pemandian serta persiapan pemakaman," katanya masih dalam keterangan tertulis itu.

Halaman
123
Penulis: Dewangga Ardhiananta
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved