News

Pemerintah Keluarkan Aturan Baru di New Normal, Maksimal yang Hadiri di Akad Nikah Hanya 30 Orang

Kebijakan tersebut dikeluarkan dengan mulai disiapkannya New Normal atau kehidupan baru, untuk berbagai kegiatan di tengah pandemi Covid-19

Istimewa
Ilustrasi Pernikahan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan aturan baru mengenai kegiatan akad nikah atau perkawinan di rumah ibadah selama pandemi Virus Corona masih berlangsung.

Aturan baru tersebut  tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang, Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi.

Kebijakan tersebut dikeluarkan dengan mulai disiapkannya New Normal atau kehidupan baru,  untuk berbagai kegiatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi.

Mengutip isi SE Menag Nomor 15 Tahun 2020, disebutkan bahwa penerapan fungsi sosial rumah ibadah meliputi kegiatan pertemuan di rumah ibadah seperti akad Pernikahan /perkawinan diberlakukan tambahan ketentuan sebagai berikut:

* Memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19

* Membatasi jumlah peserta yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruang dan tidak boleh lebih dari 30 orang.

* Pertemuan dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin

* Secara umum, panduan kegiatan keagamaan ini dan kegiatan agama sosial yang diatur dalam surat edaran tersebut tidak hanya didasarkan pada status zona yang berlaku, tetapi juga memerhatikan kasus penularan di lingkungan rumah ibadah.

 

Ketentuan umum di rumah ibadah

Menurut surat edaran, rumah ibadah dapat menyelenggarakan kegiatan berjamaah atau kolektif jika berada di kawasan atau lingkungan yang aman dari Covid-19.

Halaman
12
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved