News
Sudah Ketiga Kalinya Angkatan Laut Menantang Tiongkok di Laut China Selatan
Angkatan Laut AS berlayar dengan kapal perusak rudal USS Mustin di dekat Kepulauan Paracel yang diklaim China masuk wilayahnya.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah beberapa kali AS menyerang China mulai dari masalah perdagangan, Covid-19 hingga Laut China Selatan.
Dan sementara ini sedang memanas soal klaim pihak Tiongkok di Laut China Selatan.
Terkait hal tersebut Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) kembali menantang klaim China di Laut Cina Selatan.
• Diyakini Berhubungan dengan Militer China, Pemerintah AS Batalkan Visa Ribuan Mahasiswa Tiongkok
• AS Kembali Tantang Tiongkok dengan Kapal Perang yang Disenjatai Rudal di Laut China Selatan
• Presiden Xi Jinping Beri 4 Pesan ke Masyarakat China Agar Tetap Tenang di Tengah Masa Sulit Ini

Kamis (28/5), Angkatan Laut AS berlayar dengan kapal perusak rudal USS Mustin di dekat Kepulauan Paracel yang diklaim China masuk wilayahnya.
Ini untuk kali ketiga, Angkatan Laut AS secara terbuka menantang klaim China atas wilayah tersebut.
Sebelumnya, Angkatan Laut AS telah dua kali berlayar kapal perang dalam upaya yang sama untuk menantang klaim Cina ke pulau Paracel dan Spratly pada bulan lalu dan melakukan operasi serupa di dekat Kepulauan Paracel pada bulan Maret 2020.
Aksi Angkatan laut AS ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China pada sejumlah masalah.
Termasuk upaya Partai Komunis China untuk melakukan kontrol yang lebih besar atas Hong Kong dan tanggung jawab atas penyebaran wabah virus corona.
"Pada 28 Mei (waktu setempat), USS Mustin (DDG 89) menegaskan hak navigasi dan kebebasan di Kepulauan Paracel.
Konsisten dengan hukum internasional," tandas Letnan Anthony Junco, juru bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip CNN.
"Dengan melakukan operasi ini, Amerika Serikat mendemonstrasikan bahwa perairan ini berada di luar apa yang China dapat klaim secara hukum sebagai laut teritorialnya," tambah pernyataan itu.
USS Mustin melewati 12 mil laut dari Kepulauan Woody dan Pyramid Rock, kata seorang pejabat Angkatan Laut AS.
Angkatan Laut AS juga memposting operasi di Kepulauan Parcel itu di akun twitter.
China sendiri mempertahankan lapangan terbang di Pulau Woody dan telah mendaratkan pesawat pembom strategis di sana pada masa lalu.
Pentagon baru-baru ini mengungkapkan bahwa kapal China pada 14 April 2020 melakukan manuver tidak aman dan tidak profesional di dekat kapal USS Mustin yang sedang melakukan operasi normal di perairan internasional.