Virus Corona
Pria Ini Bermimpi Masuk Neraka dan Dihukum Iblis Karena Kemalasan
Kabarnya Will Carroll, drummer band metal veteran bernama Death Angel, menceritakan pengalamannya kena corona hingga alami koma 12 hari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya Will Carroll, drummer band metal veteran bernama Death Angel, menceritakan pengalamannya kena corona hingga alami koma 12 hari.
Diketahui Virus Corona telah membuatnya koma selama 12 hari, di mana Carroll harus menggunakan ventilator selama tak sadarkan diri.
Dan pada saat terbangun di Pusat Medis Pasifik California San Francisco pada 30 Maret, musisi itu mengklaim telah pergi ke neraka dan kembali.
• Klaim Token Listrik Gratis Bulan Mei Lewat via WA PLN 08122123123 dan Login www.pln.co.id
• KABAR BAIK untuk Petani dan Nelayan Disampaikan Jokowi, Ini 4 Skema Bantuannya
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan San Francisco Chronicle yang diterbitkan pada 15 Mei, hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-47.
"Saya pergi ke neraka dan setan adalah seorang wanita, saya dihukum karena kemalasan," kata Carroll kepada Decibel bulan lalu, dikutip dari Loudwire.com.
Ia mengatakan, setan akan mengubahnya menjadi makhluk yang mirip dengan Star Wars ‘Jabba the Hutt.

Ia akan dibuat memuntahkan darah hingga mengalami serangan jantung.
"Aku adalah raksasa jenis Jabba the Hut yang gemuk. Aku muntah darah dan terus muntah darah sampai aku terkena serangan jantung, yang agak aneh karena aku mengalami gagal jantung selama koma," ungkapnya.
Carroll mengatakan kepada San Francisco Chronicle bahwa "apa yang dia lalui" memungkinkan dia untuk mengubah beberapa kebiasaan buruknya dalam hidup.
Yakni gaya hidupnya yang khas, termasuk alkohol yang dulunya kerap ia konsumsi dalam jumlah sangat banyak, juga soal asupan ganja.
"Aku masih akan mendengarkan logam Setan (meskipun), dan aku masih suka Deicide dan band-band seperti itu," candanya setelah mengakui pengalamannya melawan virus yang terasa seperti "kembali dari neraka".
Carroll kemudian mengakui bahwa setelah mengalahkan Covid-19, dia tidak berpikir "Setan sekeren dulu."
Hingga kini, Carroll tidak tahu dari mana ia terkena virus Corona, namun dirinya meyakini, virus itu menyerangnya saat berada di pewasat terbang.
Ia kembali ke AS dari 24-hari tur head-head Death Angel dengan Testament dan Exodus beberapa waktu lalu.
Tur berakhir pertengahan Maret di Jerman dan berakhir dengan menyedihkan untuk ketiga band metal veteran tersebut.
