Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TNI-Polri Awasi Warga saat Beraktivitas di Era New Normal

Personel TNI-Polri ikut terjun dalam pendisiplinan masyarakat menjelang penerapan 'New Normal' di 1800 Objek

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Istimewa
Ilustrasi personel TNI Polri berupaya mengatur kendaraan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Personel TNI-Polri ikut terjun dalam pendisiplinan masyarakat menjelang penerapan 'New Normal' di 1800 Objek yang ada di empat wilayah yakni Jakarta, Bekasi, Sumatera Barat, dan Gorontalo. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa jajaran TNi nantinya akan mengawasi masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas.

Petugas RSPAD Dilarang Masuk Kamar Siti Fadilah saat Deddy Corbuzier Wawancara

"Kedua dalam berkegiatan harus jaga jarak aman kemudian kita sediakan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer, mudah-mudahan dengan kegiatan ini tahap pertama bisa berjalan dengan baik," kata Hadi saat mendampingi Presiden meninjau stasiun MRT, Jakarta, Selasa(26/5).

Untuk tahap pertama penerapan new normal, menurut Hadi, mal atau pusat perbelanjaan akan dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung. Misalnya dengan kapasitas 1000 orang hanya boleh dikunjungi 500 orang saja.

"Ini kita awasi, kemudian tempat makan harusnya 500 hanya 200 saja," katanya.

Menurutnya TNI akan berkoordinasi dengan Polri, gugus tugas dan pemerintah daerah dalam pendisiplinan masyarakat saat tahapan new normal nanti. Ia berharap dengan adanya pengawasan tersebut, masyarakat dapat beraktivitas, dan aman dari Covid-19.

"Oleh sebab itu saya mohon dukungan dari seluruh rekan-rekan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisplinan protokol kesehatan tersebut mudah-mudahan 4 provinsi dan 25 kabupaten atau kota tersebut R0 bisa turun sampai 0,7 sampai bawah lagi yang lebih bagus," ujarnya.

Hadi mengatakan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung persiapan pendisiplinan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan, saat 'new normal' nanti. Sehingga, masyarakat nanti bisa melaksanakan kegiatan dengan aman dari penyebaran Covid-19.

"Pendisiplinan protokol kesehatan ini akan dilaksanakan di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota, objeknya adalah tempat-tempat lalu lintas masyarakat, mal-mal, pasar-pasar rakyat, tempat pariwisata," kata Hadi.

MAKI Laporkan Deputi Penindakan KPK ke Dewan Pengawas

Menurut Jenderal Angkatan Udara itu total ada sekitar 1800 objek yang akan dilaksanakan pendisiplinan dengan menerjunkan personel TNI dan Polri. Empat wilayah yang akan diterapkan pendisiplinan tersebut yakni DKI Jakarta, Bekasi, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

"Pelaksanaan pendisiplinan dilaksanakan bertahap seperti saat ini di tempat lalu lintas masyarakat, stasiun kereta, kemudian siang nanti rencananya  presiden juga akan meninjau adalah tempat niaga khsusunya food hall di Bekasi dan tempat-tempat untuk mendukung kepentingan masyarakat seperti apotik, penjualan obat terus kita awasi," tuturnya.

Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan terdapat kurang lebih 30 sampai 40 ribu personel yang akan diterjunkan. "Anggota Polri yang akan dilibatkan kurang lebih 30.000-40.000 karena kita harus mengamankan di 1800 titik tersebut," kata Hadi.

Personel TNI nantinya akan mengawasi masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas. "Kedua dalam berkegiatan harus jaga jarak aman kemudian kita sediakan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer, mudah-mudahan dengan kegiatan ini tahap pertama bisa berjalan dengan baik," kata Hadi.

Untuk tahap pertama penerapan new normal, menurut Hadi mall akan dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung. Misalnya mall dengan kapasitas 1000 orang hanya boleh dikunjungi 500 orang saja. "Ini kita awasi, kemudian tempat makan harusnya 500 hanya 200 saja," katanya.

Menurutnya TNI akan bekoordinasi dengan Polri, gugus tugas dan pemerintah daerah dalam pendisiplinan masyarakat saat tahapan new normal nanti. Ia berharap dengan adanya pengawasan tersebut, masyarakat dapat beraktifitas, dan aman dari Covid-19.

"Oleh sebab itu saya mohon dukungan dari seluruh rekan-rekan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisplinan protokol kesehatan tersebut mudah-mudahan  4 provinsi dan 25 kabupaten atau kota tersebut R0 bisa turun sampai 0,7 sampai bawah lagi yang lebih bagus," pungkasnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved