Update Virus Corona Sulut
BLT Dandes Cair Rp 54,9 Miliar, Lanjut Penyaluran Tahap Dua, Berikut Rinciannya
Sebagian besar Desa di Sulut sudah menyalurkan BLT ke masyarakat penerima manfaat terdampak Covid 19.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (Dandes) Tahap I hampir rampung.
Sebagian besar Desa di Sulut sudah menyalurkan BLT ke masyarakat penerima manfaat terdampak Covid 19.
Sesuai data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut, anggaran yang disalurkan untuk BLT Dandes sudah mencapai Rp 54,9 miliar dan sudah terbagi merata ke 84,562 KK penerima manfaat.
Roy Mewoh, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut menyampaikan, bagi desa yang sudah menyelesaikan pencairan tahap I sudaj bisa memproses untuk pencairan tahap ke II.
"Sebagian besar desa sudah, ada yang sudah masuk pencairan tahap ke dua, " ujarnya kepada tribunmanado. co. id, Rabu (27/5/2020).
Adapun, BLT Dandes disalurkan 3 tahap.
Setiap bulannya KK penerima manfaat akan memperoleh Rp 600.000 atau total Rp 1,8 juta per KK
Adapun, sesuai rekap data Kabupaten Bolmong sementara ini menjadi daerah terbesar penyaluran anggaran BLT Dandes mencPai Rp 11 miliar lebih dengan jumlah penerima mencapai 17.798 KK.
Kemudian Minut mencairkan anggaran total Rp 8,1 miliar lebih dengan 13.211 KK penerima.
Selanjutnya, Minsel menyalurkan ke 13.211 KK penerima dengan total anggaran Rp 8 miliar lebih.
Adapun, Dana Desa di Sulut totalnya Rp 1,1 triliun, dana ini digunakan untuk tiga kegiatan
"Jadi tidak hanya BLT. Ada program padat karya, dan penanganan Covid 19," ujar Mewoh
Presentasi BLT maksimal digunakan 25-35 persen dari total Dana Desa di tiap Desa. Tapi presentasi itu tidak mutlak tergantung pendataan. Bisa saja angka presentasi dana kurang dari itu.
Ia menekankan, warga nanti akan menerima Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan atau total Rp 1,8 juta.
Penyalurannya pun bisa pembagian tunai langsung diterima maupun lewat rekening, tergantung situasi dan kondisi desa.
Harapannya BLT ini bisa tepat sasaran dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Pandemi Covid 19. (ryo)