Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2020

Sambut Lebaran, Begini Pesan Dandim Minahasa

Dandim Slamet Raharjo menegaskan, jangan kita menjadi penyebab timbulnya cluster baru di linkungan kita.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Slamet Raharjo SSos MSi mengajak segenap anggotanya bahkan masyarakat mengutamakan dan memperhatikan kesehatan diri dan keluarga di situasi landemi Covid-19 serta ikuti himbauan pemerintah terutama saat rangkaian Perayaan Idul Fitri, Jumat (22/05/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Slamet Raharjo SSos MSi mengajak segenap anggotanya bahkan masyarakat mengutamakan dan memperhatikan kesehatan diri dan keluarga di situasi landemi Covid-19 serta ikuti himbauan pemerintah terutama saat rangkaian Perayaan Idul Fitri, Jumat (22/05/2020).

Budaya halal bi halal atau open house hendaknya ditiadakan untuk saat ini karena sangat berpotensi penyebaran Covid-19 dan berpotensi memunculkan cluster baru.

Pada kesempatan ini Dandim 1302/Minahasa memberikan sedikit ilustrasi agar bisa dipahami oleh seluruh anggota, bisa dibayangkan apabila kita melaksanakan halal bihalal/open house dirumah kita, setiap orang atau saudara, rekan yang berkunjung kerumah, kita tidak bisa memastikan mereka dalam kondisi terpapar atau tidak.

“Seandainya salah satu orang, rekan atau saudara kita positif Covid-19 yang belum diketahui karena belum melaksanakan pemeriksaan atau baru saja tertular ditempat lain dan berkunjung dirumah kita, akhirnya kita dan keluarga berpotensi akan ada yang tertular,” ujar Dandim.

Lanjut Dandim, mengatakan ada beberapa yang bisa menyebabkan bisa kita terpapar, misalnya tempat duduk, makanan atau bekas makanannya kita pegang atau bersinggungan dengan tanpa sengaja dan lain-lain, yang biasa kita lakukan saat halal bihalal, itu sudah menjadi kerugian dan resiko bagi kita selaku tuan rumah.

“Maka pada akhirnya akan timbul Cluster baru dilingkungan kita hanya karena satu orang yaitu Si-A sebagai pembawa Virus tanpa disengaja. Hal ini akan sagat mudah menularkan karena halal bihalal sangat identik dengan makan bersama dan bercengkerama, makanan inilah yang akan langsung masuk ke mulut kita dan hidung kita maupun mata kita, karena disaat makan sesuatu kita pasti akan membuka masker yang kita pakai," tambahnya.

Dandim Slamet Raharjo menegaskan, jangan kita menjadi penyebab timbulnya cluster baru di linkungan kita.

“Mari kita sayangi diri dan keluarga kita, Mari kita sayangi saudara, rekan masyarakat dan lingkungan kita, Dengan tidak mengadakan pertemuan, kumpul-kumpul, perayaan halal-bihalal yang mengundang banyak orang, Taati dan ikuti himbauan pemerintah, tetap dirumah, pola hidup sehat, cuci tangan, pakai masker dan yang paling utama adalah disiplin,” tegas Dandim.

Halal bihalal bisa kita lakukan melalui media sosial, WA, Video call dan lainnya, yang utama adalah hati kita yang dengan tulus ikhlas saling memaafkan tanpa merugikan orang lain.

"Dalam menyambut lebaran saya Komandan Kodim 1302/Minahasa bersama keluarga menyampaikan, Selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 1441/H, Mohon Maaf Lahir dan Batin, semoga wabah Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dari kehidupan kita,” tutup Dandim.

BERITA TERPOPULER :

 TAK Banyak yang Tahu, Ternyata Rizal Sempat Minta Videonya Dihapus Agar Ibunya Tak Sedih

 Sosok Paling Berpeluang Jadi Panglima TNI Berdasarkan UU, Bukan Jenderal Andika Perkasa

 Ainul Yaqin Sayangkan Kejadian di Pos PSBB Surabaya: Habib Umar ini Tokoh yang Dihormati

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved