Ramadan 2020
Jelang Idul Fitri, Pusat Kota Lolak Padat, Malik Bawa Uang Pas
H - 2 hari raya Idul Fitri, pusat kota Lolak, ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dipadati manusia
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Anti dan anaknya mengenakan masker. Akunya, hanya itu benteng keduanya terhadap corona.
"Sulit sekali jaga jarak di pasar ini," kata dia.
Malik warga Desa Tambolango mengatakan, ia sedapat mungkin memakai protokol Covid 19.
"Saya memakai masker, jaga jarak dan bawa uang pas," kata dia.
Seperti Anti, ia mengakui susah jaga jarak di pasar sepadat itu.
• Gara-gara Mogok Kerja, 109 Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Sumsel Dipecat, Tuntut APD hingga Insentif
Rizal pedagang baju menyebut, pembeli mulai banyak jelang lebaran.
Sebelumnya ia sulit mencari pembeli. "Pembeli mulai ramai, saya mulai dapat uang," kata dia.
Kendati demikian, dibanding tahun lalu, keuntungannya menyusut jauh.
"Tahun lalu sehari bisa untung sampai Rp 500 ribu, itu tiap hari, kini hanya setengah yang saya dapat, itupun cuma beberapa hari ini," kata dia.
Kadis Kesehatan Bolmong Erman Paputungan mengimbau warga untuk menerapkan
protokol Covid-19 bila hendak keluar rumah.
"Pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," kata dia. (art)
• Promo Telkomsel, Kuota Internet Gratis 3.5 GB, Hanya Belanja di Google Play Store, Ini Caranya