Ramadan 2020

Jelang Lebaran, Warga Ramai Tebus Emas Gadaian, Pegadaian Manado 1 Raup Omzet Rp 720 M

Menjelang Lebaran 1441 Hijriah, masyarakat cenderung menebus emas perhiasan dan logam mulia yang digadaikan di Pegadaian

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Suasana pelayanan nasabah di Pegadaian Cabang Manado Utara, Jalan dr Sutomo, Manado belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menjelang Lebaran 1441 Hijriah, masyarakat cenderung menebus emas perhiasan dan logam mulia yang digadaikan di Pegadaian.

Hal ini tercermin di omset tebusan gadai di Pegadaian Area Manado 1 yang meliputi wilayah Manado dan Nusa Utara (Sangihe, Sitaro dan Talaud).

Abdul Wadud Assegaf, Deputi Bisnis Pegadaian Area Manado 1 menyebut, angka pelunasan kredit gadai meningkat hingga

"Saat ini, di situasi pandemi dan Ramadan, tren pelunasan gadai meningkat," kata Wadud kepada Tribun Manado, Rabu (20/05/2020).

H-4 Idul Fitri, Aktivitas di Pelabuhan Manado Lengang

Per 17 Mei, Pegadaian Area Manado 1  membukukan pelunasan gadai hingga Rp 720 miliar. Jumlah itu naik signifikan karena pada akhir April, angka tebusan gadai baru Rp 590 miliar.

Katanya, angka pelunasan gadai tahun ini  naik 222 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Wadud bilang, setiap Ramadan omset penebusan gadai cenderung naik. "Orang menebus emas untuk dipakai di hari raya," jelasnya.

Katanya, faktor pendorong orang menebus emas yang digadaikan selain untuk dipakai di hari raya, ada juga kelompok tertentu yang mendapatkan penghasilan.

"Sebagian memperoleh THR dan tunjangan lainnya seperti PNS, karyawan swasta. Begitu terima THR, uangnya dipakai menebus emas," katanya.(ndo)

Sebelum Masuk Rumah Sakit, Pasien Mengeluh Sesak Napas dan Batuk Berlendir Selama Seminggu

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved