Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Lebaran Nanti Jika Masyarakat Tak Disiplin Ikut Protokol Kesehatan, Covid-19 Akan Terus Meningkat

Pandu Riono memprediksi jumlah pasien positif virus corona akan terus bertambah apabila masyarakat masih tetap nekat melakukan silaturahim di luar

Editor: Glendi Manengal
Shutterstock
Ilustrasi virus corona di Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di indonesia saat ini masih terus melakukan langkah untuk menekan penyebaran virus corona.

Namun dari data yang ditunjukan pemerintah virus corona terus meningkat setiap harinya.

Sehingga pemerintah meminta kepada masyarakat untuk lebih disiplin mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Terkai hal itu pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia ( UI) Pandu Riono memprediksi jumlah pasien positif virus corona ( Covid-19) akan terus bertambah apabila masyarakat masih tetap nekat melakukan silaturahim di luar rumah saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Jusuf Kalla Tanggapi soal Ajak Damai Covid-19 dari Jokowi: Kalau Virusnya Enggak Mau Gimana?

Di Tengah Pandemi Covid-19 Sebanyak 410 Perusahaan Masih Merekrut Karyawan Baru

Akibat Melanggar Aturan PSBB 205 Perusahaan di Jakarta untuk Sementara Disegel

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Kompas.com)

Kekhawatiran ini bisa terjadi meskipun pada awalnya ia dan tim peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UI memprediksi puncak pandemi akan terjadi pada Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Kalau masyarakat melakukan silaturahim (di luar rumah), bisa naik lagi," kata Pandu pada Kompas.com, Senin (14/5/2020).

Pandu menambahkan, puncak pandemi bisa berlangsung sesuai prediksi. Namun tidak tertutup kemungkinan prediksi itu mundur.

"Kita liat saja nanti. Mungkin saja bisa naik terus, mungkin saja mundur. Karena akan Idul Fitri nih asumsinya (asumsi penelitian) masyarakat enggak keluar," ujar dia.

Sebelumnya, Pandu memprediksi puncak pandemi Covid-19 akan terjadi pada pertengahan Mei 2020.

"Pertengahan bulan Mei sudah meningkat drastis, itu hariannya ya," kata Pandu kepada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

"Jadi di saat itulah, kalau enggak ada mudik. Kalau ada mudik itu agak meningkat drastis lagi pas Lebaran," ujar dia.

Ketua Tim Pakar Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia Wiku Adisasmito dalam konferensi pers pada 16 April lalu melalui akun Youtube Sekretariat Presiden juga menyampaikan hal yang sama.

Prediksi ini dikumpulkan dari penelitian yang dilakukan oleh berbagai pihak.

"Kami telah mereview dan mengombinasikan seluruh prediksi, puncak pandemi akan dimulai pada awal Mei dan berakhir sekitar awal Juni," tutur Wiku.

Diketahui, penularan virus corona di Indonesia masih terus terjadi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved