BP2LHK Manado
Kampanyekan Dua Tanaman Lokal Asli Sulawesi Utara Bisa Cegah Covid-19
Tanaman Pakoba dan Enau (Seho), dua tanaman ini dipercaya bisa mencegah Covid-19.
Penulis: | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado bersama Manengkel Solidaritas kampayekan dua tanaman lokal Sulawesi Utara, yang mampu mencegah Covid-19.
Tanaman Pakoba dan Enau (Seho), dua tanaman ini dipercaya bisa mencegah Covid-19.
Pakoba adalah jenis pohon endemik Sulawesi Utara. Masyarakat lokal percaya kulit, buah, dan daunnya dapat mengobati berbagai penyakit antara lain diabetes dan kanker.
Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (atau BP2LHK) telah melakukan penelitian terhadap pohon Pakoba. Hasil analisis diketahui bahwa daun, buah, dan kulit kayu pakoba banyak mengandung senyawa bioaktif flavonoid, saponin, tanin dan steroid.
• Salat Id di Bolmong Boleh di Masjid dan Lapangan, Ini Syarat yang Musti Dipenuhi
Senyawa flavonoid ini bisa menurunkan kadar gula darah. Ini merupakan senyawa metabolit sekunder artinya tumbuhan yang memiliki aktifitas sebagai antioksidan yang berkaitan dengan aktivitas anti diabetes dan anti kanker.
Hasil analisis GCMS (analisis untuk mengetahui struktur kimia dari bahan / senyawa aktif yang terkandung), buah Pakoba juga mengandung asam palmitat, asam oleat dan asam lenoleat yang berperan kuat untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia.
"Kami sudah melakukan penelitian sejak 2010. Kandungan yang terdapat pada Pakoba yakni Antioksida dan Vitamin C," ujar Kepala BP2LHK Kota Manado, Senin (18/5/2020).
• Gubernur Olly Dondokambey Geber Jet Ski Sambangi Tiga Pulau, Salurkan Bantuan Sembako ke Warga
Kandungan tersebut terdapat pada daun, kulit dan buah, sehingga Pakoba bisa dikomsumsi masyarakat untuk meningkatkan imun tubuh.
Lanjut dia, penelitian akan dilakukan secara pesifik. Namun adanya corona ini. Penelitian lebih lanjut terkendala.
Sekarang BP2LHK dan Manengkel Solidaritas sementara mengkampayekan dua tanaman Pakoba dan Enau.
Sedangkan Aren atau Enau sudah banyak diketahui masyarakat yakni membuat alkohol sebagai bahan baku pembuatan hand Sanitizer.
Peneliti Muda BP2LHK, Hanif Nurul Hidayah mengatakan, khusus tanaman Pakoba merupakan tanaman yang sudah jarang ditemui.
• BREAKING NEWS, Data Virus Corona di Sulawesi Utara Bertambah 2 Menjadi 116 Kasus
Sulawesi Utara, merupakan lokasi yang paling banyak dijumpai tanama pakoba dibandingkan daerah lain. Tanaman ini tumbuh pada 400 meter permukaan laut.
Daerah di Sulut yang masih banyak daerah Minahasa, Minut dan Gunung Dua Bersaudara Bitung.
Tanaman ini mengadung obat-obatan dan herbal. Terutama pada daun, kulit dan buah. Pakoba dipercaya masyarakat sebagai tanaman penurun gula darah dan anti biotik khusus wanita yang selesai melahirkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tanaman-pakoba.jpg)