Berita Bitung

4 Remaja Tanggung Ini Curi Belasan Tabung Gas di Dalam Perusahaan

Kali ini komplotan yang dihuni 4 orang pria belasan tahun, nekat melakukan aksi pencurian tabung gas

Istimewa
Empat terduga tersangka pencuri tabung gas saat diamankan tim Resmob Polres Bitung bersama barang bukti saat diserahkan ke Mako Polres Bitung, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Aksi pencurian kembali terjadi di Kota Bitung Provinsi Sulut.

Kali ini komplotan yang dihuni 4 orang pria belasan tahun, nekat melakukan aksinya di sebuah perusahan stasiun pengisian dan pengangkutan Elpigi khusus (SPPEK) PT Gasmindo Utama Bitung.

Pihak perusahan Alexander Mokodompis (42) selaku Manager, tidak menampik bahwa perusahaan yang terletak di kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Kota Bitung dimasuki maling.

"Kasus ini sudah kami serahkan ke kepolisian (Polres Bitung)," kata Alex, Senin (18/5/2020).

Sementara itu dari informasi yang disampaikan Satreskrim Polres Bitung, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (15/5/2020) sekitar pukul 03.00 wita hari.

RINCIAN 2 Kasus Positif Covid-19 di Sulut, Total 116, Bocah Asal Minut dan Tenaga Faskes

Komplotan pencuri ini berhasil menggasak 8 tabung LPG 12 kg dan 4 tabung LPG 5 kg dalam keadaan masih ada isinya, lalu dijual dan uang hasil penjual dibagi-bagi.

Menurut Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, peristiwa pencurian ini dilakukan oleh empat terduga tersangka pria RIMR alias Ramadan (16), IH alias Idris (18), ZK alias Fajran (17) dan ARH alias Adit (15) warga salah satu kelurahan di Kecamatan Maesa dan Girian Kota Bitung.

"Terduga pelaku berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Bitung, pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 09.30 wita untuk 3 orang di Kelurahan Bitung Tengah dan hari yang sama pukul 11.00 wita 1 orang di Kelurahan Girian Permai," tutur Kapolres melalui AKP Taufik Arifin Kasat Reskrim Polres Bitung, Senin (18/5/2020).

Dampak Covid-19 Membuat 6.222 Orang di Manado Menganggur dan Dikurangi Jam Kerja

Aksi 4 sekawan sepertinya sudah direncanakan. Bagaimana tidak lokasi perusahan dipagari tembok beton dan di jaga security.

Sebelum beraksi mereka menggambar lokasi tempat kejadian perkara (TKP), guna memastikan tempat atau gudang penampungan tabung dan security dijaga atau tidak.

Dari keterangan, para pelaku beraksi saat malam hari. Cara masuk ke lokasi perusahan dengan memanjat tembok di bagian belakang perusahan.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved