Idul Fitri 2020
Ketupat Selalu Ada Saat Idul Fitri, Ternyata Begini Asal-usul Hidangan Spesial Lebaran Ini
Saat menyebarkan agama Islam di pulau Jawa, Sunan Kalijaga menggunakan ketupat untuk penggambaran nilai kehidupan, tidak ada kaitannya dengan agama
TRIBUNMANADO.CO.ID - Idul fitri tahun 2020. Biasanya ada yang hidangan khas. Satu di antaranya adalah ketupat.
Tak hanya makanan atau hidangan saat hari lebaran, ketupat juga sering kita lihat di berbagai ucapan selamat idul fitri dihiasi dengan gambar ketupat.
Ternyata awalnya ketupat bukanlah makanan yang identik dengan Lebaran, teman-teman.
Bagaimana asal-usulnya hingga ada tradisi untuk makan ketupat saat Lebaran, ya?
Ketupat Diperkirakan Berasal dari Abad ke-15 Hingga 16
Mengutip dari Kompas.com, ketupat diperkirakan baru mulai menyebar di wilayah pulau Jawa pada masa Sunan Kalijaga, yaitu sekitar abad ke-15 atau 16.
Ketupat menjadi media bagi Sunan Kalijaga untuk menyebarkan agama Islam di pulau Jawa.
Cara ini ternyata berhasil membantu Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam dengan pendekatan yang dilakukannya kepada masyarakat, lo.
Hal ini juga yang membuat ketupat menjadi simbol atau makanan khas saat Lebaran, setelah diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga.
Namun Awalnya Ketupat Tidak Ada Kaitannya dengan Agama Islam
Meski saat ini Lebaran identik dengan ketupat sebagai salah satu makanan yang hampir pasti ada di setiap rumah, awalnya ketupat ternyata tidak ada kaitannya dengan agama Islam, lo.
Saat menyebarkan agama Islam di pulau Jawa, Sunan Kalijaga menggunakan ketupat untuk penggambaran nilai-nilai kehidupan, yang tidak ada kaitannya dengan agama.
Nah, berbagai nilai kehidupan inilah yang kemudian dikaitkan dengan makna Lebaran atau Idul Fitri yang dirayakan oleh umat Islam.
Sejak saat itulah, ketupat menjadi makanan yang erat kaitannya dengan Lebaran dan mulai ada tradisi untuk makan ketupat saat Lebaran.
Berbagai Nilai Kehidupan dalam Ketupat