Kilas Balik
Kisah Katrina Leung, Agen Mata-mata China, Sempat Direkrut FBI hingga Gunakan 'Diplomasi Ranjang'
Kisah Mata-mata Perempuan China Bernama Katrina Leung, 'Diplomasi Ranjang' Membuatnya Berhasil Tembus Gedung Putih
Leung pun direkrut resmi oleh FBI.
Kerja awal Leung tidak begitu sukses. Min memang berhasil ditangkap. Namun bukti-bukti yang dikumpulkan ternyata sangat lemah. Pengadilan pun kemudian melepasnya.
FBI yang kurang puas kemudian melanjutkan operasi namun tanpa melibatkan Leung.
Keterlibatan Leung dengan FBI memang berakhir. Namun hubungan Leung dengan agen FBI Bill Cleveland berlanjut.
Cleveland tertarik secara pribadi dan menjalin hubungan asmara dengan Leung. Setidaknya hingga tiga tahun mereka berhubungan.
Setelah itu, Leung memutuskan menikah secara resmi dengan seorang pria berdarah China hingga mempunyai seorang putra.
Leung kemudian menekuni profesi sebagai pengusaha ekspor-impor.
Dalam dokumen yang dibeberkan di kemudian hari, FBI menyatakan usaha ekspor-impor ini hanyalah kedok belaka. Dengan usaha ini Leung leluasa mengirimkan barang ke China.
Dan dalam barang-barang itu diselundupkan pula informasi rahasia yang diperolehnya dari Amerika.
Kedok Leung terungkap ketika Cleveland ditugaskan ke China.
Dia terkejut karena kedatangannya sebagai agen intelijen diketahui Pemerintah China.
Bahkan selama di negeri Tirai Bambu dia yakin telah dibuntuti oleh agen intelijen China. Hal ini tentu saja berbahaya bagi keselamatan Cleveland.
Merasa terancam, dia melapor ke kantor pusat.
Dia kemudian disodori sebuah rekaman percakapan yang berhasil disadap dari intelijen China.
Isinya tentang seorang perempuan berkode Lou yang memberikan informasi keberadaan agen-agen FBI kepada seorang laki-laki agen MSS berkode Mao.