Update Virus Corona Sulut

68 ODP dan PDP Covid-19 di Rumah Singgah Maumbi Dijaga Ketat

68 ODP dan pelaku perjalanan yang diisolasi di rumah singgah yang berlokasi di Kantor Diklat Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, dijaga ketat.

Tribun Manado/ Don Ray Papuling
Ketat penjagaan di rumah singgah yang berlokasi di Balai Diklat Provinsi Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  68 orang dalam pemantauan (ODP) dan pelaku perjalanan yang diisolasi di rumah singgah yang berlokasi di Kantor Diklat Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, dijaga ketat.

Terpantau Rabu (13/5/2020), sejumlah personil TNI, Polri dan Satpol-PP menjaga gerbang masuk dengan ketat hanya tenaga medis yang diperbolehkan memasuki lokasi tersebut.

Salah satu polisi yang bertugas di pos mengatakan, selain petugas medis, tak ada satupun orang yang diizinkan termasuk personil kepolisian.

"Sehingga kita tidak mengetahui secara detil kondisi mereka didalam seperti apa. Sejauh ini, ada keluarga yang mengantar makanan atau pakaian, namun hanya sampai di pos jaga. Nanti jika ada tenaga medis yang akan masuk kedalam, baru kita titip barang untuk mereka yang diisolasi," bebernya.

Kasus Covid-19 Masih Terus Bertambah, Gubernur Olly Ingatkan Kembali Soal Sinergitas Penanganan

Sementara juru bicara gugus tugas Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, saat dikonfirmasi via WhatsApp, mengatakan penjagaan ketat tersebut, merupakan salah satu upaya, mencegah terjadinya penularan.

"Memang ODP dan pelaku perjalanan yang ditampung itu dalam kondisi prima, namun melihat riwayat perjalanan mereka, tentu kita harus mengantisipasi, agar sebisa mungkin dapat meminimalisir resiko penularan," bebernya

Ia mengatakan khusus di Balai Diklat, saat ini ada 68 ODP dan pelaku perjalanan yang diisolasi. "Setiap ODP dan pelaku perjalanan, itu harus melewati masa pengawasan selama 14 hari, hingga dinyatakan sehat, baru bisa dipulangkan," ungkap dia

Kembali Berbagi Takjil dan Masker Gratis untuk Warga Boltim, Amalia Landjar: Program Bersama KNPI

Kasus Covid-19 Masih Terus Meningkat, Pemerintah Bantah Relaksasi PSBB

Saat diisolasi, tambahnya, ada banyak kegiatan yang rutin dijalani setiap ODP dan pelaku perjalanan, dimana mereka diajak untuk berolahraga ringan saat pagi, sarapan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, kemudian diberikan waktu istirahat, sebelum makan malam.

"Jadi selama 14 hari kita melakukan pengamatan, sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh dan membentuk pola hidup sehat kepada mereka," tandasnya. (drp)

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved