News

Benarkah Pencuri dan Pembohong Memiliki Otak Lebih kecil Dibanding Orang Kebanyakan?

Dari sebuah penelitian mengungkapkan fakta yang mengejutkan tentang orang-orang yang suka mencuri, menggertak, dan berbohong.

sciencealert
Ilustrasi otak manusia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari sebuah penelitian mengungkapkan fakta yang mengejutkan tentang orang-orang yang suka mencuri, menggertak, dan berbohong.

Diketahui dari hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal The Lancet Psychiatry, Februari 2020.

Katanya orang yang suka mencuri, menggertak, dan berbohong mempunyai otak lebih kecil dibandingkan dengan orang kebanyakan.

Ambil Alih Akun Instagram Dhani, Kini Unggahannya Harus Disetujui Mulan Jameela Dulu

Ketua MPR Ingatkan Pemerintah Harus Cek dan Ricek Serta Tidak Tergesa-gesa Umumkan Covid-19 Melandai

Tanggapan Rocky Gerung Terkait Serangan Menteri Kepada Anies: Eh Menteri Enggak Usah Ngrecokin Gua

ilustrasi otak 1
ilustrasi otak 1 (tribunnews)

Perilaku antisosial yang persisten semacam itu ternyata, menyebabkan perubahan abnormal pada struktur otak.

Kesimpulan ini juga mendapatkan bukti, orang yang menunjukkan perilaku antisosial, mempunyai perbedaan neuropsikologis yang mendasarinya.

Perilaku tersebut antara lain, berbohong, mencuri, impulsif, agresi, dan kurang perhatian terhadap orang lain.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan memindai dan menganalisis hasil MRI dari 700 orang.

Para sukarelawan tersebut dibagi dalam tiga kelompok, yang dikategorikan berdasarkan perilaku mereka.

Kelompok pertama adalah orang-orang yang tidak memiliki riwayat perilaku antisosial yang persisten.

Kelompok kedua adalah orang dengan gangguan perilaku antisosial hanya pada masa remaja.

Halaman
123
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved