Update Virus Corona Boltim
BREAKING NEWS - Pecah Telur, Satu Warga Boltim Positif Covid-19
Satu kasus positif sumbangan dari Boltim dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi, Sabtu (9/5/2020).
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sulawesi Utara ketambahan Enam kasus positif virus corona atau Covid-19, satu di antaranya dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Satu kasus positif sumbangan dari Boltim dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi, Sabtu (9/5/2020).
"Teman-teman sekalian menyambung press liris yang telah disampaikan oleh Gugus Tugas Provinsi Sulut bahwa di Kabupaten Boltim sudah ada yang satu orang pasien Covid-19 yang positif," ucapnya.
Eko Marsidi mengatakan, pasien positif berusia 28 tahun asal Desa Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Boltim.
"Saya sampaikan bahwa berdasarkan hasil PCR yang telah dilakukan pemeriksaan RM laki-laki umur 28 tahun alamat Desa Bukaka positif Covid 19," ucapnya.
Ia menambahkan, pasien saat ini sedang dirawat di RS Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra).
"Pasien dirawat di RS Ratatotok, kami telah melakukan tracking atas pasien dan ada 6 orang kontak erat berat serta 7 orang kontak erat ringan juga akan kami lakukan pemeriksaan swab," ucapnya.
Ia mengimbau, agar masyarakat jangan panik tetap di rumah ikuti imbauan pemerintah untuk tetap lakukan psycal distancing dan jangan lupa pakai masker. (ana)
• Dandel: 9 Orang Pasien Virus Corona di Sulut Dinyatakan Sembuh Hari Ini
Sulut Ketambahan Enam Kasus Baru Sehingga Menjadi 53 Orang, Ini Rincian Asalnya
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulawesi Utara ketambahan Enam Kasus Positif Covid-19, ini perinciannya yanh disampaikan Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Sulut, Sabtu (9/5/2020).
Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel mengatakan, hari ini ketambahan enam kasus baru.
"Kasus 48 seorang anak perempuan berumur 1 tahun asalnya dari Minahasa, yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan, tetapi menurut hasil penyelidikan orangtua yang bersangkutan cukup tinggi mobilisasinya terutama antara Manado dan Minahasa, dan juga informasi ada tetangga yang bersangkutan baru datang dari daerah transmisi Covid-19," kata Dandel.
Dandel juga katakan, kasus 49 adalah seorang laki-laki berusia 29 tahun warga Manado, yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan, di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di yang ada di kota Manado.
"Kasus 50, laki-laki usia 30 tahun, asal Manado sama dengan kasus 49 yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan, di salah satu pelayanan kesehatan di kota Manado," ucapnya.
Lanjutnya, kasus ke 51 adalah laki-laki, usia 54 tahun, asal Manado sebelumnya tidak ada riwayat perjalanan.
"Kasus 52, adalah perempuan usia 50 tahun asal Bolaang Mongondou Utara, tidak ada riwayat perjalanan kemanapun," tambahnya.
Sedangkan kasus ke 53 Dandel, katakan laki-laki usia 28 tahun asal asal daei kabupaten Bolaang Mongondou Timur, sebelumnya yang bersangkutan melakukan perjalanan daei daerah dengan transmisi lokal yaitu dari Jakarta.(Fis)