Update Virus Corona Sulut
Dandel: 9 Orang Pasien Virus Corona di Sulut Dinyatakan Sembuh Hari Ini
Jubir Covid-19 Sulut Steaven Dandel mengumumkan kabar baik, soal perkembangan pasien corona di Sulut yang dirawat.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jubir Covid-19 Sulut Steaven Dandel mengumumkan kabar baik, soal perkembangan pasien corona di Sulut yang dirawat.
Dandel menyebut bahwa ada 9 orang yang sembuh dari virus corona.
"Dari sepuluh yang sembuh mereka adalah, kasus ke 21, 22, 23, 24, 25, 32, 36, 40 dan 43," kata Dandel, Sabtu 9 Mei 2020.
Lanjutnya sehingga total pasien yang sembuh dari Covid-19, di Provinsi Sulawesi Utara meningkat drastis dari sebelumnya 17 sekarang ini menjadi 27 orang.
"Kasus yang meninggal tetap empat orang, sementara untuk kasus yang sedang dirawat berjumlah 22 orang," tambah Dandel.
Dandel pun merinci data pasien yang dirawat di rumah sakit.
"Di Rumah Sakit (RS) Prof Kandou ada 2 orang, di RS Pobundayan Kotamobagu sekarang tinggal satu orang, RS Wolter Monginsidi ada 10 orang, RS Anugerah Tomohon satu orang, RS Siloam Paal Dua ada tiga orang, RS Bolaang Mongondow Utara ada dua orang, RS Bhayangkara ada satu orang dan RS Ratatotok ada satu orang," tutupnya.
Ketambahan 6 Positif Corona
Sulawesi Utara ketambahan Enam Kasus Positif Covid-19.
Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel.
"Kasus 48 seorang anak perempuan berumur 1 tahun asalnya dari Minahasa, yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan, tetapi menurut hasil penyelidikan orangtua yang bersangkutan cukup tinggi mobilisasinya terutama antara Manado dan Minahasa, dan juga informasi ada tetangga yang bersangkutan baru datang dari daerah transmisi Covid-19," kata Dandel.
Dandel juga katakan, kasus 49 adalah seorang laki-laki berusia 29 tahun warga Manado, yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan, di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di yang ada di kota Manado.
"Kasus 50, laki-laki usia 30 tahun, asal Manado sama dengan kasus 49 yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan, di salah satu pelayanan kesehatan di kota Manado," ucapnya.
Lanjutnya, kasus ke 51 adalah laki-laki, usia 54 tahun, asal Manado sebelumnya tidak ada riwayat perjalanan.
"Kasus 52, adalah perempuan usia 50 tahun asal Bolaang Mongondou Utara, tidak ada riwayat perjalanan kemanapun," tambahnya.
Sedangkan kasus ke 53 Dandel, katakan laki-laki usia 28 tahun asal asal daei kabupaten Bolaang Mongondou Timur, sebelumnya yang bersangkutan melakukan perjalanan daei daerah dengan transmisi lokal yaitu dari Jakarta (Tribunmanado/Fistel Mukuan)