Berita Bitung
Diduga karena WIL, Istri di Daerah Ini Alami KDRT dari Suami
Diduga karena kehadiran wanita idaman lain (WIL) terjadi dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami kepada istrinya
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Diduga karena kehadiran wanita idaman lain (WIL), terjadi dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami kepada istrinya.
Menurut keterangan dari Sita, kakak dari perempuan MP (24) korban KDRT, peristiwa itu terjadi ada hari Senin (4/5/2020) di sebuah rumah Kelurahan Kadoodan Kecamatan Madidir Kota Bitung.
Di rumah milik opa dari terduga pelaku, saat itu korban sedang duduk-duduk main handhone di rumah.
Datangnya terduga pelaku BY alias Bar (26) yang adalah suami korban, hendak meminta struk atau surat jalan bukti berapa kali kendaraan melakukan kegiatan bongkar muat untuk ditukarkan dengan uang.
"Karena korban tidak kasih, lantas dianiaya dengan mencakar sekujur leher hingga remas bagian leher korban," cerita Sita meneruskan keluhan sang adik pas diduga mengalami KDRT dari sang suami, Selasa (5/5/2020).
• Tetty Paruntu Dampingi Forkopimda Sulut Bawa Bantuan Bagi Masyarakat Pesisir Minsel
Dari pengakuan korban kepada sang kakak, pertengkaran antara kedua pasangan suami istri (pasutri) ini diduga dilatarbelakangi karena sang suami terlibat perselingkuhan.
Di mana beberapa pekan lalu kedapatan melakukan hubungan gelap dengan perempuan bukan istrinya dan diketahui oleh korban.
Atas perbuatan terduga pelaku, korban dan keluarga sudah melayangkan laporan resmi ke Polsek Maesa.
Pasca-peristiwa dugaan KDRT MP (24), masih sempat tinggal di rumah itu namun belakangan karena mulai tidak enak dengan perlakuan sang suami, memilih pulang ke rumahnya.
• Tinjau APD di Puskesmas, Medy Lensun Ingatkan Soal Pembayaran Insentif Para Petugas Medis
"Kita sekarang masih tako pa dia karena ja ba ancam kong iko-iko terus (saya masih takut karena ancamannya dan terus di buntuti)," kata korban.
Bahkan sang suami sempat marah karena perbuatan sang suami sudah di laporkan ke kantor polisi.
Korban dan anak-anaknya merasa trauma, atau perbuatan sang suami.
Terpisah Kapolsek Maesa Kompol Elia Maramis ketika di konfirmasi Tribunmanado.co.id membenarkan ada laporan dugaan KDRT.
"Sedang kami tangami. Kemarin saat dilapor korban, petugas langsung ke TKP tapi pelaku tidak ada," kata Kapolsek singkat.(crz)
• Richard Sualang Panen Asmara saat Reses, Sekalian Pantau Penyaluran Bansos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wanita-ini-jadi-korban-kdrt-suaminya.jpg)