Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Boltim

Aktivitas Pelajar Boltim Belajar dari Rumah Diperpanjang, Yusri Damopilii: Belajar Bukan Libur!

Antisipasi pencegahan penularan Virus Coronapada satuan pendidikan di Kabupaten Boltim aktivitas pelajar belajar dari rumah diperpanjang

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yusri Damopolii 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Antisipasi pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 pada satuan pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), aktivitas pelajar belajar dari rumah diperpanjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yusri Damopolii mengatakan, sesuai instruksi Presiden akibat semakin membahayakan wabah virus corona atau Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia maka dipandang perlu Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim melakukan antisipasi pencegahan penularan virus dimaksud kepada masyarakat maka diinstruksikan bagi semua Satuan Pendidikan agar melaksanakan kegiatan belajar di rumah.

"Jadi kegiatan belajar di rumah yang kemarin terakhir pada 21 April 2020, kini diperpanjang hingga waktu yang akan ditentukan nantinya," ucapnya, saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, Senin (4/5/2020).

Berikut poin intruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim:

Dari Total 281, Sudah 235 CPNS Boltim Tahun 2018 Kantongi SK PNS 100 Persen

1. Semua siswa mulai tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, melaksanakan belajar di rumah, diperpanjang hingga waktu yang akan ditentukan nantjnya dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

2. Kepala sekolah dan guru memanfaatkan Aplikasi Pembelajaran yang direkomendasikan Kemendikbud dalam menuntun siswa selama belajar di rumah dan atau metode lain yang dianggap efektif.

3. Kepala sekolah dan guru mengupayakan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua murid dan siswa semasa belajar di rumah agar benar semua siswa tidak sekali lagi tidak melakukan aktivitas di luar rumah, kecuali hal tertentu yang dianggap sangat pentinf.

4. Guru kelas dan guru mata pelajaran selalu melakukan pemantauan dan komunikasi terpaut materi pembelajaran pada setiap hari kepada siswanya dengan membentuk Grup WA setiap tingkatan kelas bagi SD dan Grup WA setiap pelajaran di jenjang SMP, dengan mengakomodir nomor handphone orang tua masing-masing atau strategi pemantauan lain yang dianggap efektif oleh setiap satuan pendidikan.

2 PDP Covid-19 Jalani Perawatan di Ruang Isolasi RSUD Datoe Binangkang

Yusri Damopolii kembali mengimbau belajar di rumah jangan disalah artikan atau disalah gunakan oleh pelajar dan guru untuk liburan.

"Ini belajar di rumah, dalam artian bukan libur, jadi tidak ada yang liburan ke tempat wisata," ujarnya.

Lanjutnya, kegiatan belajar di rumah digalakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

BREAKING NEWS: Hasil Swab Test Jamaah Tabligh Asal Helumo Dipastikan Negatif

Ia berharap dengan kegatan di rumah bisa memuruskan mata rantai virus Covid-19.

"Dan semua bisa pulih seperti sebelumnya, jangan lupa juga berdoa kepada Tuhan agar kita semua dijauhkan dari bahaya virus dan lainnya," ucapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini guru di Boltim telah memberikan metode pembelajaran dengan memberikan buku seperti modul untuk pembelajaran para siswa yang belum memiliki akses untuk belajar via WhastApp atau aplikasi lainnya. (ana)

Pemprov Sulut Beber 8 Strategi Hadapi Covid-19

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved