Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

Penyaluran KUR di Belitung Pada Sektor Produk Olahan dan Pariwisata Dibatasi, Ekspor Dikaji Ulang

"Artinya mana yang dominan dengan sumber daya ada dan pangsa pasar yang ada, itu yang dilayani," sambung Mula Samosir.

Editor: Isvara Savitri
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kabid KUMKM Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Mula Samosir, Rabu (29/4/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BELITUNG - Kabid KUMKM Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Mula Samosir mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan perbankan untuk pembatasan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

Selama pandemi Covid-19, pembatasan pemberian kredit dilakukan terutama pada sektor terdampak seperti produk olahan dan pariwisata.

"Kami koordinasikan ke bank apabila UMKM mengelola produk olahan dan pariwisata tidak perlu, karena menjadi beban jika direalisasikan, tapi jika ada ayang membuat produk yang sesuai kebutuhan sekarang tetap akan kami dukung," katanya Sabtu (2/5/2020).

Namun pada sektor lain penyaluran KUR tetap bisa dilakukan seperti usaha pertokoan yang masih tetap beroperasi.

Pemberian kredit memang harus selektif agar juga tak membebani pelaku usaha.

"Artinya mana yang dominan dengan sumber daya ada dan pangsa pasar yang ada, itu yang dilayani," sambungnya.

Ia mengatakan, saat ini pelaku UMKM yang memanfaatkan KUR memang cukup besar hingga sekitar 14 ribu UMKM.

Sebelumnya, kata Mula, pihaknya telah menyampaikan surat dari Bupati Belitung untuk melakukan restrukturisasi kredit agar meringankan pelaku usaha selama pandemi Covid-19.

Tak hanya KUR saja, permintaan keringanan kredit juga disampaikan pada lembaga non bank yang memberikan kredit modal kerja.

Permintaan keringanan pada perbankan maupun lembaga non bank bukan dilakukan sebagai bentuk intervensi, tapi permohonan kebijakan.

Dari lembaga penyalur pinjaman, ada beberapa yang telah memberikan keringanan pada pelaku usaha.

Meski sebagian lainnya masih berkoordinasi dengan lembaga di tingkat pusat.

"Kami mengimbau untuk memberikan seringan-ringannya kepada nasabah, karena nasabah mereka pelaku UMKM binaan kami. Termasuk leasing juga saya jalani karena mereka memberikan kredit modal kerja dan investasi ke pelaku usaha binaan kami," jelasnya.

Target Ekspor Dikaji Ulang

Mula Samosir menjelaskan pandemi Covid-19 mengakibatkan tertundanya rencana ekspor produk-produk UMKM yang semula direncanakan bisa dilakukan tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved