Berita Bolsel
Akibat Pohon Tumbang di Jalur Trans Sulawesi, Listrik di Bolsel Padam Hingga 7 Jam
Pohon tumbang yang terjadi di Desa Matayangan, Kabupaten Bolmong mengakibatkan aliran listrik di Kabupaten Bolsel padam
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Pohon tumbang yang terjadi di Desa Matayangan, Kabupaten Bolmong mengakibatkan aliran listrik di Kabupaten Bolsel padam.
Bahkan pemadaman terjadi hingga 7 jam.
Hal ini diakibatkan karena satu tiang listrik di Desa Matayangan roboh tertimpa pohon.
"Lampunya mati sejak subuh, dan baru menyala sekitar pukul 14.00 Wita," ujar Adelina salah satu warga Desa Molibagu, Kabupaten Bolsel ketika ditemui Tribun Manado, Minggu (3/5/2020) di rumahnya.
• Pohon Tumbang di Jalur Trans Sulawesi Sebabkan Kemacetan Panjang
Ia mengaku belum tahu jika ada infomasi tentang adanya pohon tumbang.
"Saya belum tahu, karena kemarin jaringan internet juga terganggu," aku dia.
Sementara itu, Kapolsek Bolaang Uki AKP Suharno meminta agar masyarakat memaklumi pemadaman yang terjadi.
"Namanya juga bencana alam, tidak ada yang menduga," ungkapnya.
• Lagi, Timsus Maleo Ungkap Kasus Prostitusi Online yang Melibatkan Anak Remaja
Sebelumnya Akses jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami kemacetan panjang.
Pasalnya satu pohon berukuran besar tumbang membentang di tengah jalan antara Desa Molibagu dan Matayangan, Sabtu dini hari (2/5/2020).
Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas kabupaten Bolsel- Bolmong macet total, pasalnya sejumlah kendaraan tidak bisa lewat.
"Memang ada kemacetan panjang kemarin, karena pohon yang tumbang menutupi akses jalan," ujar Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurmianto ketika dihubungi Tribun Manado. (Nie)