Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

UPDATE Virus Corona Dunia 1 Mei 2020: 3,3 Juta Kasus Positif, 1 Juta Orang Sembuh

Sebanyak 233.765 orang meninggal dunia, dan angka pasien sembuh berjumlah lebih dari 1 juta orang, tepatnya 1.038.390.

Editor: Rizali Posumah
Freepik
ilustrasi virus corona - Hingga 1 Mei 2020 ini, jumlah orang terinfeksi virus corona telah mencapai angka 3,3 juta manusia. Di antara jumlah tersebut, ada 1 juta jiwa yang dinyatakan sembuh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga Jumat (1/5/2020) pagi, data worldometers menunjukan jumlah kasus Covid-19 tercatat 3.302.909 kasus.

Artinya, lebih dari 3,3 juta orang terinfeksi virus corona jenis baru.

Sementara, sebanyak 233.765 orang meninggal dunia, dan angka pasien sembuh berjumlah lebih dari 1 juta orang, tepatnya 1.038.390. 

Berdasarkan data Worldometers, berikut 10 negara dengan jumlah kasus terbanyak:

1.    Amerika Serikat: 1.094.277 kasus, 63.815 orang meninggal dunia, dan 151.784 orang sembuh

2.    Spanyol: 239.639 kasus, 24.543 orang meninggal dunia, dan 137.984 orang sembuh

3.    Italia: 205.463 kasus, 27.967 orang meninggal dunia, dan 75.945 orang sembuh

4.    Inggris: 171.253 kasus, 26.771 orang meninggal dunia

5.    Perancis: 167.178 kasus, 24.376 orang meninggal dunia, dan 49.476 orang sembuh

6.    Jerman: 163.009 kasus, 6.623 orang meninggal dunia, dan 123.500 orang sembuh.

7.    Turki: 120.204 kasus, 3.174 orang meninggal dunia, dan 48.886 orang sembuh

8.    Rusia: 106.498 kasus, 1.073 orang meninggal dunia, dan 11.619 orang sembuh

9.    Iran: 94.640 kasus, 6.028 orang meninggal dunia, dan 75.103 orang sembuh

10. Brazil: 85.380 kasus, 5.901 orang meninggal dunia, dan 35.935 orang sembuh.

Baca juga: Remdesivir, Obat untuk Corona yang Disetujui BPOM AS dan Jepang

Perkembangan virus corona di sejumlah negara

Berikut perkembangan virus corona di sejumlah negara, dikutip dari Aljazeera:

Amerika Serikat

Presiden AS Donald Trump mengklaim telah mendapatkan bukti bahwa virus corona berasal dari Institut Virologi Wuhan.

Akan tetapi, ia tak mau mengungkapnya. Sementara, pada hari yang sama, Badan Intelijen AS menyebutkan bahwa virus corona bukan buatan manusia atau dimodifikasi secara genetik.

Meski demikian, mereka masih memeriksa apakah asal-usul virus corona berkaitan dengan hewan atau berkaitan dengan laboratorium Wuhan.

Dengan wabah virus corona yang menyebar di AS, negara itu kini juga tengah menghadapi kemungkinan risiko krisis ekonomi terburuk.

Jutan warga AS kehilangan pekerjaan dan angka belanja terus menurun.

Inggris

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Inggris telah melewati puncak wabah virus corona.

"Untuk pertama kalinya, kami melewati puncak penyakit ini dan kami berada di lereng menurun," ujar Boris.

"Dan sekarang, kita bisa melihat sinar matahari dan padang rumput di depan kita. Jadi, penting bahwa kita sekarang tidak kehilangan kendali dan berlari menampar ke gunung kedua yang bahkan lebih besar,” lanjut dia.

Benua Eropa

WHO menyebutkan, sebagian besar negara di Eropa telah melonggarkan pembatasan yang sebelumnya diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurut WHO, ada 44 negara bagian di kawasan Benua Eropa yang memberlakukan berbagai pembatasan.

Kini, 21 negara telah melonggarkan lockdown dan 11 negara berencana melakukannya dalam waktu dekat.

1 Pasien Dalam Pengawasan Meninggal Dunia, Dimakamkan Pukul 02.10 Wita Sesuai SOP Covid-19

Dampak Virus Corona, Koperasi Simpan Pinjam Dipastikan Dapat Bantuan Likuiditas

Donasi Konsumen Alfamidi Salurkan 1000 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid di Sulut

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Virus Corona Dunia 1 Mei: 3,3 Juta Orang Terinfeksi, 1 Juta Orang Sembuh".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved