Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wagub Jamin Debitur Peroleh Stimulus Jokowi: OJK-Leasing Buka Akses Relaksasi Kredit

Pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw memfasilitasi aspirasi masyarakat Sulawesi Utara soal relaksasi kredit (utang).

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Tribun manado / Ryo Noor
Wagub Sulut Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw memfasilitasi aspirasi masyarakat Sulawesi Utara soal relaksasi kredit (utang). Hasilnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perusahaan leasing sepakat memberikan akses bagi debitur untuk mendapatkan relaksasi cicilan kredit.

Balita Usia 1 Tahun Positif Covid-19, Ternyata Sering Dibawa Orangtuanya Berdagang di Pasar

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengadakan pembicaraan dengan perwakilan OJK dan leasing, serta perwakilan debitur melalui video conference. "Pemprov Sulut menfasilitasi OJK, perusahan peminjaman dan debitur untuk membicarakan soal relaksasi," kata mantan Ketua DPRD Sulut ini kepada tribunmanado.co.id, Rabu (29/4/2020).

Rapat secara online itu dihadiri pula Asisten II Praseno Hadi dan Karo Ekonomi Hanny Wajong. Wagub mengatakan, semua sepakat diberikan akses bagi debitur untuk mendapatkan relaksasi cicilan. "Akses untuk debitur dibuka sebesar-besarnya," ujar Wagub.

Kandouw mengatakan, rapat itu membahas realisasi Peraturan OJK Nomor 11 tentang Stimulus Ekonomi dan Peraturan OJK Nomor 14 tentang Restrukturisasi Perusahaan Pembiayaan sebagai penjabaran dari kebijakan Presiden Joko Widodo untuk stimulus ekonomi. "Harapannya untuk membantu masyarakat mendapatkan fasilitas keringanan (kredit) tersebut secara lebih jelas, gampang dan cepat," kata Wagub.

Ia mengatakan, ada 10.854 debitur terdampak penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Total nilai mencapai Rp 527 miliar. Dari penyampaian di dalam vidcon, ternyata sudah terestrukturisasi sebanyak 5 ribu debitur dengan nilai Rp 234 miliar. "Jadi sudah 44 persen debitur (dapat fasilitas)," ungkap dia.

OJK juga membuka layanan hotline bagi debitur yang membutuhkan informasi dan keluhan. Tak melihat status, bahkan ASN yang punya cicilan kendaraan misalnya juga bisa dapat relaksasi. Pemprov juga mendorong kebijakan membantu di sisi pembayaran pajak kendaraan. Wagub mengatakan, dari Bapenda juga diberikan keringan. "Tidak ada denda keterlambatan, tidak ada pajak progresif untuk CC tertentu," kata dia.

Covid-19 menghantam pengusaha. Roni Zakaria penjual rupa-rupa burung di jalan BW Lapian 4 dekat Lapangan Sparta Tikala mengaku sedang urus keriranganan kredit. Roni mengaku penjualannya sekarang tidak seperti biasanya.

Ayah Najwa Shihab Quraish Shihab Ungkap Keistimewaan Sahur

Ia mengaku biasanya penghasilan dari penjualan setiap hari main di Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu tapi sekarang sampai dua hari tidak ada yang laku. "Biasanya burung yang laku kebanyakan yang per ekor Rp 100.000 setiap hari yang terjual 6 sampai 7 ekor tapi sekarang pernah dua hari tidak ada yang laku dan kebanyakan dua atau tiga ekor," kata Roni.

"Baru lima atau enam bulan kredit, tapi karena penghasilannya menurun sebagaimana yang disampaikan Presiden sekarang sementara mengurus surat restrukturisasi kredit di dealer," tambahnya.

Pelaku UMKM di Kota Kotamobagu, terus merasakan dampak ekonomi akibat Covid-19. Virgil Mandar, pemilik warung kopi Jarod Kotamobagu mengatakan, saat ini, omset jualannya terus menurun, bahkan nyaris tidak ada.

"Sebab ini merupakan bulan Ramadan, tidak mungkin warung kopi saya buka saat jam puasa. Sedangkan jika buka pada malam hari usai buka puasa, terkendala dengan pembatasan aktivitas. Sehingga jadi serba salah," paparnya

Petani bunga di Kota Tomohon ikut terdampak. "Kalau di hari normal penjualan bisa mencapai Rp 175 ribu - Rp 200 ribu tangkai per bulannya. Itu diluar adanya Tomohon Internasional Festival dan perayaan Natal.

Sedangkan semenjak adanya pandemi Corona per bulan hanya bisa terjual 2 ribu tangkai atau bisa dibilang hanya satu persen dari biasanya," ungkap Piet Pungus, petani bunga, Rabu (29/4/2020).

Menurut Ketua Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) Kota Tomohon ini tak hanya dirasakan dia melainkan semua petani. "Dampaknya ini bukan hanya saya, tapi dirasakan semua. Coba bayangkan dari biasanya ada pesanan untuk ucapan di acara-acara. Tapi ini sudah sangat jarang," ujarnya.

Sama dirasakan pelaku UMKM bergerak di industri hasil kerajinan bambu di Kinilow. "Biasanya kalau ada momen hari besar begini, mulai dari Paskah atau Idulfitri keranjang lampion ataupun aksesoris lainnya sudah diserbu. Tapi sayangnya ini libur dan sangat jarang orang di jalan," ungkap Christy Pusung, pemilik Kios Amelia UMKM di Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara.

Istri Gubernur Antar Hadiah untuk Juara Menggambar Covid-19

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved