News
Tingkatkan Produksi Peralatan Medis dan Obat-obatan, Indonesia Dorong Kerja Sama Internasional
Kabarnya Menteri luar negeri Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi berpartisipasi pada pertemuan telekonferensi dengan (sebelas) Menteri Luar Negeri
TRIBUNMANADO.CO.ID – Kabarnya Menteri luar negeri Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi turut berpartisipasi pada pertemuan telekonferensi dengan (sebelas) Menteri Luar Negeri negara-negara anggota forum kerjasama negara-negara yang tergabung dalam International Coordination Group on COVID-19 (ICGC) pada Selasa, (28/04/2020).
Mengenai pertemuan ICGC, mengambil tema besar penguatan kerjasama multilateral dalam penanganan Covid-19.
Pada pertemuan tersebut, Indonesia mendorong kerja sama kongkrit internasional untuk meningkatkan kapasitas produksi perangkat medis dan obat-obatan.
Ditgaskan Menlu Retno, kepercayaan masyarakat dunia pada prinsip-prinsip multilateralisme hanya akan terwujud apabila kerjasama multilateral dapat membawa manfaat konkrit bagi penduduk dunia.
• Pasien Covid-19 yang Meninggal di New York 25 Persennya Menggunakan Ventilator
Ia menyampaikan usulan Indonesia bagi pembentukan platform bersama untuk berbagi informasi mengenai kapasitas produksi perusahaan-perusahaan di bidang alat kesehatan.
“Indonesia mengajukan konsep bertajuk ‘Rekomendasi Penyusunan Daftar Perusahaan yang Memiliki Potensi Berpartisipasi dalam Penyediaan Perangkat Medis Bagi Penanganan Covid-19’,” ujar Menlu dalam keterangannya
Platform ini diharapkan memungkinkan perusahaan berbagai negara untuk saling bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas produksi alat kesehatan dan obat-obatan bagi penanganan Covid-19, termasuk melalui skema produksi bersama (joint production).
• Amerika Akan Buka Lockdown Sementara itu Kasus Covid-19 Sudah Mencapai 1 Juta
Menlu RI juga menyerukan pentingnya obat-obatan bagi penanganan Covid-19 dapat tersedia secara merata dan dengan harga terjangkau, utamanya bagi negara berkembang.
Dalam pertemuan tersebut Menlu juga menyampaikan pentingnya memberikan perhatian besar terhadap paran perempuan di masa pandemi Covid-19.
Tidak hanya dari aspek perlindungan, tapi juga dari aspek pemberdayaan.
“Pemberdayaan perempuan adalah bagian dari solusi bagi penanganan Covid-19. Hal ini antara lain ditunjukkan dari kontribusi pekerja medis perempuan, yang merupakan 70% dari keseluruhan pekerja medis dunia,” ujarnya.
ICGC merupakan suatu kelompok kerja sama antar-negara lintas kawasan yang bertujuan memperkuat koordinasi internasional bagi penanganan pandemi Covid-19 serta mengelola dampak ekonomi sosial yang ditimbulkan.
Pertemuan ini juga dihadiri Menlu dari negara lain yaitu, dari Afrika Selatan, Australia, Brazil, Inggris, Jerman, Maroko, Perancis, Peru, Singapura, Turki, dan Kanada sebagai fasilitator.
• Tukang Ojek Berstatus PDP Covid-19 Meninggal Setelah Menjalani 13 Hari Perawatan
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul " Indonesia Dorong Kerja Sama Internasional Tingkatkan Produksi Perangkat Medis dan Obat-obatan "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-kerja-sama.jpg)